Soal Bantuan dan Kerjasama Lahan TPST Bantaragebang, Pepen Segera Temui Anies

  • Whatsapp
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi

KanalBekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi berencana mengevaluasi kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, terkait lahan pembuangan sampah bagi warga Jakarta.

Pepen sapaan akrabnya mengaku bahwa, hubungan kemitraan dengan Pemprov DKI Jakarta yang terbangun sejak 3 tahun belakang semasa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama berajalan baik. Karena itu DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan saat ini, diharapkan mampu menjalin kerjasama lebih baik lagi.

Menurut dia, dalam waktu tidak terlalu lama, Pepen akan menemui Anies guna membahas persoalan ini.

“Ini yang saya gugah, ingin saya sampaikan pada gubernur untuk sama-sama kalau ada kekurangan kita evaluasi bersama, gak seberapa kok bantu Kota Bekasi. Walaupun persoalan tidak sederhana tapi kita bisa sama-sama selesaikan,” katanya, Senin (15/10).

Sebagai daerah mitra, ada hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh Kota Bekasi tanpa bantuan Pemprov DKI Jakarta terkait kerjasama antar daerah ini.

“Dengan DKI kita punya sejarah yang panjang, ada persoalan yang diselesaikanya di Bekasi, tidak ketemu dengan daerah Bogor, Tanggerang yakni persoalan sampah. Di kota kita DKI nyaman,” paparnya.

Dengan menggunakan fasilitas TPST Bantargebang mereka memberikan kompensasi uang santunan terhadap warga disejumlah kelurahan Bantargebang, sebagai penggangganti dampak bau sampah DKI.

Namun Pemerintah Kota Bekasi mengharapkan lebih uang kompensasi tersebut, salah satunya agar bisa diperuntukkan pada pembangunan infrastruktur kewilayahan, yakni Jembatan Layang Rawapanjang dan Cipendawa yang tengah dikebut penyelesaiannya.

“Dua jembatan ini dapat memberikan kemudahan akses truk-truk pengangkut sampah menuju TPST Bantargebang. Bila resmi berdiri, truk-truk pengangkut sampah dapat memangkas waktu pemberangkatan sekaligus dianggap menghemat biaya bahan bakar,” bebernya.
“Ada eskalasi berkaitan pembangunan di wilayah Bantargebang. Hal ini juga berkaitan dengan arus mutasi sampah dari Jakarta melalui pintu-pintu (jalan masuk ke TPST Bantargebang),”pungkasnya.(lay)

Pos terkait