oleh

Polisi Sebut Aksi 22 Mei Disusupi Kelompok ISIS

KanalBekasi.com – Polri sedang memeriksa keterangan 41 tersangka pelaku kerusuhan 22 Mei 2019 yang diduga berafiliasi dengan kelompok teroris ISIS. Polri menduga kelompok tertentu yang berafiliasi dengan ISIS itu menunggangi aksi massa damai pada 21-22 Mei 2019 di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan pihaknya tengah memeriksa keterangan 41 tersangka pelaku kerusuhan 22 Mei 2019 yang diduga berafiliasi dengan kelompok teroris ISIS.

Baca Juga: Media Asing Soroti Ulah Pendukung Prabowo di Aksi 22 Me

“Sampai hari ini masih ada 41 tersangka yang sedang dimintai keterangan aparat,” ujar Dedi, Minggu (26/5)

Hingga saat ini, Polri melalui Densus 88 tetap melakukan upaya pencegahan agar pelaku teror tidak memanfaatkan momentum Ramadan. Sebelumnya diinformasikan dari hasil penangkapan terhadap dua tersangka warga luar Jakarta diketahui di susupi kelompok Garis yang berafiliasi dengan ISIS.

Dedi menjelaskan, mereka yang tertangkap merupakan bagian dari kelompok Gerakan Reformis Islam (Garis) yang pernah menyatakan diri sebagai pendukung ISIS. Berdasarkan keterangan kedua tersangka yang ditangkap mereka memang berniat untuk “jihad” pada unjuk rasa 21-22 Mei.

“Berdasarkan informasi yang beredar, Garis merupakan salah satu perusuh aksi damai di depan Bawaslu. Artinya, mereka bukan bagian dari massa spontanitas,” pungkasnya.(sgr)

Komentar

News Feed