oleh

Seleksi PPDB Online SMK Pakai Nilai

KanalBekasi.com – Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah III, Herry Pansila mengatakan, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun 2019 tingkat SMK, berbeda dari biasanya yakni non zonasi.

Menurut Herry, peraturan non zonasi atau berdasarkan nilai Ujian Nasional (UN) ini, diterapkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, pada PPDB online mulai tahun ini, khususnya bagi calon peserta didik SMK.

“PPDB Online SMK tahun ini non zonasi,” jelasnya, Jumat (17/5).

Dia menjelaskan, proses pelaksanaan yang dilakukan panitia PPDB di masing-masing sekolah berdasarkan nilai Ujian Nasional (UN) calon peserta.

Meskipun demikian, bagi calon peserta yang lokasi tempat tinggalnya dekat maupun jauh dengan sekolah tujuan, memiliki peluang untuk diterima di sekolah tersebut.  Namun, nilai UN akan menjadi seleksi pertama bagi calon peserta yang mendaftar.

“Non zonasi ini dilihat berdasarkan nilai UN-nya terlebih dahulu. Kemudian, jika terdapat calon peserta yang nilainya sama, maka panitia akan menyeleksi calon peserta melalui tempat tinggalnya. Yang terdekat akan mendpat peluang besar diterima. Meskipun begitu, calon peserta yang tinggalnya jauh juga punya kesempatan diterima di sekolah tujuan,” paparnya.

Diinforasikan, persentase PPDB online tingkat SMK sistem non zonasi sebanyak 70 persen berdasarkan nilai UN, 20 persen dari Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), 5 persen pindahan dan 5 persen prestasi non UN.(gir)

Komentar

News Feed