oleh

Teroris JAD Bekasi Paling Terlatih, Berencana Serang Pos Polisi Jati Asih

KanalBekasi.com – Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan kelompok Jamaah Ansharuth Daulah (JAD) termasuk kelompok teroris yang berafiliasi dengan ISIS. Kelompok tersebut menjadikan polisi sebagai sasaran utamanya. Mereka berencana melakukan aksi-aksi seperti yang yang sudah pernah terjadi di Thamrin dan Sibolga. Mereka meledakkan diri dengan bom ke arah polisi atau merebut senjata.

“Karena polisi terutama Densus 88 yang banyak membunuh atau menangkap kelompok mereka,” kata Dedi, Jum’at (10/5)

Baca Juga: Terduga Teroris Bekasi Miliki Peran Penting di Kelompok JAD

Lebih lanjut, Dedi mengatakan kelompok JAD ingin memanfaatkan momentum pemilu belakangan ini jika terjadi unjuk rasa yang berakhir chaos. Nantinya kelompok mereka akan melakukan aksi bom bunuh diri dan akhirnya menjadi pemantik kelompok lain untuk melakukan aksinya. Kelompok JAD Bekasi punya peran penting disana, terutama terduga teroris Rafli sebagai pengajar pembuat bom sekaligus penyandang dana.

“Kelompok JAD Bekasi pimpinan Rafli ini juga berencana menyerang pos polisi di wilayah Jati Asih Kota Bekasi, mereka sudah menggambar dan merencanakan serangan,” Imbuh Dedi

JAD Bekasi pimpinan Rafli, sambung Dedi dapat dikatakan paling kuat dan militan. Mereka juga terlatih dalam menggambar dan merencanakan aksinya. Walau mereka berkelompok tetapi mereka punya afiliasi yang sama yakni ISIS. Dedi menambahkan masih mengembangkan kelompok lain yang berkaitan dengan JAD.

“Sel dan kelompok lainnya masih kita kembangkan,terutama yang berkaitan dengan kelompok JAD,” pungkasnya.(sgr)

Komentar

News Feed