oleh

Mendikbud Keluarkan Surat Edaran Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah

KanalBekasi.com – Pelaksanaan dimulainya tahun ajaran baru akan dimulai besok Senin, (15/7). Kemendikbud berharap sekolah mampu melaksanakan penyambutan siswa baru di lingkungan sekolah sesuai aturan.

Terkait Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang menjadi bagian dari penerimaan peserta didik baru, Kemendikbud menyebut tujuan penguatan karakter dalam upaya mencegah penyebaran paham dan pemikiran berbahaya bagi Ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga: Forum Bakohumas Kemendikbud Apresiasi PPDB Online Kota Bekasi

Permintaan itu dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2019 tentang Kegiatan Penumbuhan Wawasan Kebangsaan Dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, yang ditandatangani Mendikbud Muhajir Effendy dan ditujukan kepada para Gubernur dan Bupati/Wali Kota Seluruh Indonesia.

Ada 4 (empat) poin penting yang ditekankan dalam Surat Edaran Mendikbud itu, yaitu:

  1. Mengoptimalkan pelaksanaan PLS sebagai sarana untuk memperkuat karakter peserta didik sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter
  2. Menguatkan pelaksanaan PLS dengan berbagai kegiatan kreatif, menarik, dan aktual yang dapat memperkuat karakter religius dan kebangsaan sebagai upaya untuk melaksanakan pendidikan antiradikalisme bagi peserta didik;
  3. Melaksanakan program penguatan program pendidikan karakter peserta didik secara komprehensif melalui pembelajaran intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan nonkurikuler secara kreatif dan menarik; dan
  4. Menjalin kerja sama dengan kementerian/lembaga yang relevan, antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kementerian Polhukam, Kementerian Pertahanan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), TNI, Polri, dan lembaga swadaya masyarakat lainnya dalam melaksanakan program penguatan pendidikan karakter peserta didik.

Mendikbud berpesan bahwa sekolah diharapkan mampu menerapkan kurikulum kekinian yang sudah dirumuskan. Melalui ketetapan yang dituangkan diharapkan mampu membentuk karakter siswa agar mampu menjawab tantangan kedepan

“Jadi jangn keluar dari rumusan, aturan dibuat agar kedepan kita hasilkan siswa yang unggul dan mampu bersaing,” kata Muhajjir, Minggu (14/7)

Sebagai informasi, berdasarkan data Kemendikbud menyebutkan jumlah sekolah tingkat SD merupakan yang paling banyak, yakni mencapai 148.244 sekolah Kemudian untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdapat 38.960. Adapun untuk tingkat SLTA  sebanyak 27.205 sekolah, terdiri atas SMA 13.495 dan SMK 13.710. (sgr)

Komentar

News Feed