oleh

Orangtua Siswa Membludak Daftar PPDB SMPN 11 Bekasi

KanalBekasi.com – Puluhan orangtua siswa membludak pada pembukaan Pendaftaran Peserta DidikBaru (PPDB) online di SMPN 11 Bekasi, yang dibuka mulai hari ini, Senin (1/7). Beberapa orang diantaranya rela datang untuk mendaftarkan buah hatinya ke sekolah di Jalan Pulau Sumatera Raya, Aren Jaya, Perumnas 3 Bekasi Timur, sejak pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

Kepala SMPN 11 Bekasi, Jamjuri, mengatakan orangtua murid telah mengantri mulai pagi hari untuk mendaftar PPDB online.

“Saya dapat laporan dari security sekolah kalau ada orang tua calon siswa yang sudah mengantri sejak jam 03.00 dini hari,” katanya.

Baca Juga: PPDB Jalur Perpindahan Orang Tua Sepi Peminat

Meskipun datang sejak dini hari, para orang tua calon siswa tersebut, tetap dilayani sebaik mungkin dengan cara mengisi buku daftar hadir untuk mendapatkan nomor antrian pendaftaran.

“Tetap kami layani dengan mengisi buku antrian dulu, karena pada pukul 06.00 pagi nomor antreinnya baru kami berikan,” sambung Jamjuri.

Jamjuri menambahkan, untuk mengantisipasi membludaknya caalon pendaftar, dirinya juga sudah datang ke sekolah pada pukul 04.00 WIB.

Secara teknis, untuk proses pendaftaran PPDB onlinenya sendiri sambung dia, baru dimulai pukul 08.30 pagi dan berakhir pukul 14.30 WIB siang.

Sedangkan yang melakukan proses verifikasi sebanyak 546 calon siswa untuk memperebutkan kuota sebanyak 324 kursi yang dibagi ke dalam 9 rombongan belajar dengan kuota siswa sebanyak 36 siswa per rombongan belajarnya.

“Proses daftar onlinenya sendiri dibuka pada pukul 08.30 WIB pagi dan ditutup pada pukul 14.30 siang dan dibuka selama 3 hari, dan para orang tua tersebut tetap kami layani sebaik mungkin,” tuturnya.

Sedangkan untuk kuota jalur zonasinya sendiri sebesar 73 persen dan 10 persennya jalur afirmasi, sedangkan jalur prestasi kuota yang disediakan sebanyak 15 persen, tahfidz quran 2 persen, akademik 1 persen dan nilai USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) sebesar 12 persen serta perpindahan orang tua menjadi 2 persen besarannya.

“Untuk kuotanya sendiri sudah ditentukan dan hal ini diharapkan mampu memberikan kesempatan sebaik-baiknya bagi anak bangsa yang ingin melanjutkan pendidikannya,” tandasnya.(gir)

Komentar

News Feed