oleh

Sepekan Penerapan Tilang Elektronik, 1.440 Kendaraan Terekam Melanggar

KanalBekasi.com – Selama 7 hari penerapan tilang elektronik sebanyak 1.440 kendaraan terekam melakukan pelanggaran. Pelanggaran terjadi sepanjang 10 titik pantau antara Harmoni hingga bundaran Senayan.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Naseer, mengatakan pelanggaran-pelanggaran didominasi tidak menggunakan sabuk pengaman dan pelanggaran ganjil-genap.

“Dalam sepekan, sejak 1 Juli 2019 hingga 7 Juli 2019, ada 1.440 pelanggaran yang terekam E-TLE,” kata Naseer, Senin (8/7)

Baca Juga: Keberadaan CCTV Tilang Elektronik Diperluas, Ini Lokasinya

Kendaaraan yang terekam melanggar itu, ujar Naseer, terpantau di jembatan penyeberangan orang (JPO) depan Kementerian Pariwisata, Simpang Bundaran Patung Kuda, Simpang Sarinah arah HI, Simpang Sarinah arah Monas, JPO Plaza Gajah Mada, Flyover Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kasablanka arah Semanggi, JLNT Kasablanka arah HI, JPO Kemenpan, JPO Ratu Plaza dan JPO Hotel Sultan.

Pada 10 titik pantau tersebut, Naseer menambahkan pelanggaran tidak mengenakan sabuk pengamanan sebanyak 824 pelanggaran, pelanggaran marka sebanyak 306 pelanggaran, pelanggaran ganjil genap sebanyak 252 pelanggaran.

“Sementara pelanggaran penggunaan ponsel (handphone) terpantau sebanyak 58,” ujarnya.

Dengan adanya E-TLE tersebut, Polda Metro Jaya berharap masyarakat Jakarta semakin disiplin dalam berlalu lintas baik dengan kehadiran petugas polisi atau pun tidak.

“Harapannya budaya disiplin berkendara semakin tinggi,” pungkas Naseer

Sebelumnya diinformasikan sebanyak 81 CCTV dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera dipasang dibeberapa ruas jalan di Jakarta. Kecanggihan dari sistem ini dapat mendeteksi kegiatan pengendara di dalam kendaraan.

Fitur canggih diantaranya kamera tersebut dapat masuk melihat ke bagian dalam mobil meskipun kaca mobil dalam kondisi gelap. Pelanggaran memakai seat belt (sabuk pengaman), penggunaan telepon genggam oleh pengemudi, nomor plat ganjil genap dan batas kecepatan pengemudi dapat terdeteksi.(sgr)

Komentar

News Feed