oleh

Sekuriti Jadi Pelajar Gadungan di Aksi Demo Kemarin Jadi Tersangka

KanalBekasi.com – Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus demo anarkis di gedung DPR belakangan ini. Ratusan pelajar yang tertangkap dimintai keterangannya. Namun yang berpotensi melakukan pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum.

Seorang peserta aksi bernama Rahmat Hidayat, yang kesehariannya menjadi sekuriti ditangkap saat ikut unjuk rasa (unras) di depan gedung DPR/MPR Jakarta. Rahmat ditangkap lantaran perbuatannya yang mengenakan seragam sekolah dan mengaku dibayar sebesar Rp 40 ribu.

Baca Juga: Dosen IPB Pembuat Bom Molotov Rencanakan Kerusuhan

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, membenarkan penangkapan kepada yang bersangkutan.“Betul, kita amankan yang bersangkutan kemarin,” kata Budhi, Rabu (2/9)

Budhi mengungkapkan bahwa petugas sekuriti tersebut, diamankan di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pada saat itu, polisi hendak menghalau pelajar yang ikut demo di DPR.

“Diamankan kemarin di Pos 9 depan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok. Itu sekitar jam 15.00 WIB,” ungkap Budhi.

Ia juga menyebut, petugas sekuriti itu dijanjikan uang sebesar Rp 40 rb untuk mengikuti unras. Ia juga diminta untuk ikut didalam kerumunan massa aksi dan membuat situasi menjadi panas.

“Kalau keterangan dia, dia dibayar Rp 40 ribu. Itu pun nanti kalau sudah sampai di DPR,” ucap Budhi.

Selain itu, Polisi masih menyelidiki perekrut massa dalam unjuk rasa itu. Sementara, polisi menangkap 114 orang lain dari berbagai macam latar belakang.

“Dia bersama 114 lainnya (diamankan). Yang sekuriti dia, ada yang nelayan, ada yang sudah nggak sekolah,” pungkasnya. (sgr)

Komentar

News Feed