oleh

Teroris JAD Bekasi Manfaatkan Polwan Nesti untuk Bom Bunuh Diri

KanalBekasi.com – Nesti Ode Samili (23) seorang Polisi Wanita (Polwan) yang diduga terpapar radikalisme dipecat Polri. Nesti diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi pimpinan Abuzi

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Nesti yang sudah terpapar paham radikal dan sudah disiapkan menjadi pengantin alias eksekutor bom bunuh diri (suicide bomber).

Baca Juga: Pelaku Penyerangan Wiranto Kelompok JAD Bekasi

Sudah dipersiapkan untuk aksi bom bunuh diri,” kata Dedi, Minggu (13/10)

Dedi mengatakan Polri telah mengambil tindakan tegas terhadap Nesti. Polwan yang sebelumnya berdinas di Polda Maluku Utara (Malut) dipecat dan akan dilanjutkan dengan proses hukum.

“Kami tegas, siapa pun, baik masyarakat atau polisi yang masuk jaringan teroris, kalau terbukti, akan dihukum,” kata Dedi.

Sebagai informasi, polisi pernah melakukan penangkapan terhadap Nesti dua kali. Salah satunya di Bandara Juanda dari Maluku melalui maskapai penerbangan Lion Air. Sesampainya di bandara tersebut, ternyata ia menggunakan nama samaran, Arfila M Said.

Saat dimintai keterangan oleh petugas, tujuannya ke Kota Surabaya hanya untuk berbelanja. NOS juga mengaku memiliki kerabat yang tinggal di kawasan Sidoarjo. Sejak saat itu segala kegiatannya dipantau dan setelah melalui sidang etik direkomendasikan Pemberhentian dengan Tidak Hormat (PTDH).(sgr)

Komentar

News Feed