oleh

Pedagang Bakso Aksi di DPRD Kutuk Aksi Premanisme Oknum Satpam Harapan Indah

KanalBekasi.com – Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso Indonesia (Papmiso) kembali mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi. Dalam aksi kali ini mereka melakukan aksi teatrikal menggotong gerobak bakso yang di rusak oknum sekuriti Harapan Indah.

Ketua Paguyuban Papmiso, Yanto SBY mengatakan aksi kali ini adalah aksi kedua setelah kunjungan sebelumnya di DPRD Komisi IV Kota Bekasi. Paguyubannya masih menuntut keadilan bagi pedagang bakso bernama Soleh yang tempo hari diintimidasi oleh oknum pengamanan.

Baca Juga: Kasus Pengrusakan Gerobak Bakso oleh Oknum Satpam Harapan Indah Berlanjut di DPRD

Tuntutan kita seperti yang sebelumnya menuntut agar tidak ada diskriminasi dan intimidasi terhadap para pedagang bakso yang berjualan di manapun khusunya di Kota Bekasi,” kata Yanto, Rabu (20/11)

Yanto mengatakan ada sekitar 1300 pedagang mie ayam dan bakso di Kota Bekasi yang kesehariannya berjualan bakso baik di gerobak, pangkalan, pasar dan ruko. Dari jumlah tersebut tentunya dapat membantu pemerintah dalam membantu pengembangan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM). Tentunya, sambung Yanto jumlah tersebut dapat menggerakkan ekonomi khususnya di Kota Bekasi.

“Ada perputaran uang besar disana, misal pembelian daging dan bumbu-bumbu, belum lagi jumlah tenaga kerja yang diserap,” tambahnya

Terpisah, Soleh pedagang bakso yang mendapat intimidasi dihadirkan dalam aksi teatrikal tersebut. Ia mengatakan dirinya sempat ditabrak tiga kali oleh oknum satpam yang mengusirnya. 

“Saya tidak mangkal hanya lewat, saat mau mengambil mangkok bakso dari pembeli yang memesan saya malah ditabrak, awalnya gerobak saya namun yang ketiga kali saya ditabrak dari belakang oleh sekuriti tersebut,” pungkasnya (sgr)

Komentar

News Feed