oleh

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Berpura-pura Membuat SKCK

KanalBekasi.com – Mabes Polri menggelar jumpa pers terjadinya bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara. Pelaku bom bunuh diri (suicide bomber) di Mapolrestabes Medan menggunakan modus baru yaitu berpura-pura akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dengan mengenakan jaket ojek online.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan pelaku bom bunuh diri menggunakan jaket Ojol. Menurutnya, saat ini pihak kepolisian masih mendata jumlah korban yang mengalami luka-luka dan pelaku yang meninggal dunia di tempat kejadian (TKP).

Baca Juga: Eks Dosen IPB Rencanakan Ledakan Bom di 9 Titik

Pelaku itu berdiri seorang diri dengan menggunakan jaket dan ransel. Kemudian ditegur oleh anggota mau buat SKCK, untuk dibuka jaket dan bawa tas, tidak ada benda apa-apa, hanya buku. Dan dilakukan penggeledahan tidak ditemukan (benda mencurigakan, red),” tutur Dedi, di Jakarta, Rabu (13/11)

Dedi mengatakan informasi kronologis kejadian, sekitar pukul 08.20 WIB pelaku masuk dari pintu depan penjagaan berjalan kaki dan ditanya oleh petugas jaga atas nama Bripda Kristian Simanjuntak.

Selanjutnya pelaku disuruh membuka jaket bertulisan Gojek dan pelaku mengaku akan membuat SKCK. Selanjutnya, pelaku berjalan menuju ke dalam halaman. Pelaku berjalan menuju ke arah depan kantor ruangan bagian Ops. Hingga di depan mobil dinas Kabag Ops, pelaku langsung meledakkan dirinya.

“Akibat ledakan tersebut mengakibatkan korban luka-luka beberapa anggota polisi, yakni Kompol Abdul Mutolip Kasi Propam Polrerabes Medan mengalami luka tangan kanan robek,” tambahnya

Berikutnya Dedi mengatakan, korban lainnya Kompol Sarponi Kasub Bag Bin Ops Polrestabes Medan mengalami luka robek bokong sebelah kanan. Aipda Deni Hamdani Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami luka-luka terkena serpihan.

Selanjutnya Bripka Juli chandra Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami telingan sebelah kanan tidak bisa mendengar. Ricard Purba PHL Bag Ops mengalami luka memar di wajah dan lengan.

Dan masyarakat biasa atas nama Ihsan Mulyadi siregar (27), mahasiswa, mengalami luka-luka di pinggul sebelah kiri karena terkena serpihan bom.

“Korban ringan 6 orang, ada yang terkejut, ada terkena serpihan,” ujar Dedi.

Sedangkan, kendaraan dinas yang mengalami rusak, yaitu mobil Dinas KA Bag Ops mengalami rusak kaca pecah dan terkena serpihan. Mobil pribadi KA Bag Ops rusak. Kemudian 2 unit Truk Dinas mengalami kaca pecah dan terkena serpihan ledakan.(sgr)

Komentar

News Feed