oleh

Resah Isu Pengurangan, Guru Kontrak Geruduk DPRD Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Ratusan Guru Honorer Se-kota Bekasi menggelar aksi demo di gedung DPRD Kota Bekasi Jalan Cut Mutia Raya, Margahayu, Kota Bekasi. Dalam aksinya ratusan orang guru meminta wakil rakyat untuk mengklarifikasi terkait adanya isu pengurangan jumlah Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dan Guru Tenaga Kontrak (GTK) di Kota Bekasi

Kordinator aksi, Muhammad Lukman mengatakan ada beberapa hal yang ingin dikonfirmasi terkait aksi para TKK dan GTK kali ini diantaranya isu soal pengurangan TKK dan GTK.

Baca Juga: Anomali Pengangkatan GTK dan TKK

Kami ingin mengklarifikasi seputar isu yang berkembang terkait dikuranginya jumlah GTK dan TKK di Kota Bekasi,” kata Lukman.

Ia menambahkan isu seputar informasi tersebut membuat para guru dan TKK di Kota Bekasi resah. Ditambahkannya isu yang berkembang juga seputar jumlah gaji mereka yang akan diturunkan dari RP 3,9 juta menjadi Rp 2,8 juta.

“Isu tersebut yang akan kita kalrifikasi karena kami disini bukan sebentar mengabdi sebagai TKK dan GTK, saya sendiri mau jalan 13 tahun,” tukasnya

Dalam aksi tersebut hadir sejumlah anggota dewan diantaranya Sardi Effendi, Nicodemus Gojang, Abdul Rojak, Evi Mafriningsianti, dan Aminah. Pendemo sebelumnya berada di halaman kantor DPRD Kota Bekasi dan enggan masuk sebelum para anggota dewan tersebut memberikan statmen terkait kebenaran beredarnya isu pengurangan jumlah TKK dan GTK. Setelah itu perwakilan pendemo diajak menuju ruang aspirasi untuk mengadakan audiensi

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Abdul Rojak menegaskan tidak benar Isu yang menyebutkan jumlah TKK dan GTK dikurangi. Menurutnya yang dilakukan DPRD adalah bagaimana mereka (TKK dan GTK) mendapat kesejahteraan sesuai Upah Minimum Kota (UMK)

“Kami tegaskan tidak ada isu pengurangan TKK dan GTK dan yang kami perjuangkan sesuai informasi dari BPKAD bahwa upah mereka sesuai UMK, kalau sesuai UMK ya Rp 4,5 juta bukan Rp 3,8 juta,” pungkasnya.(sgr)

Komentar

News Feed