oleh

Polisi Akan Beri Peringatan Ceramah Ujaran Kebencian di Masjid

KanalBekasi.com – Divisi Humas Mabes Polri angkat bicara soal perintah Wakil Presiden Ma’ruf Amin terkait perlunya pengawasan dari polisi dan pemerintah daerah untuk memperingatkan masjid-masjid yang dalam acara dakwahnya mengandung narasi kebencian.

Karopenmas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan mengantisipasi adanya upaya konflik, perpecahan dan sebagainya sebagai dampak ceramah agama. Namun menurutnya semua melalui mekanisme.

Baca Juga: Akulturasi Budaya, Masjid Sunan Kudus Sandingkan Nuansa Hindu – Islam

Tentunya kita tidak melakukan melihat ada tidaknya (radikalisme) disitu (dengan cara) menjaga, tidak menunggui, tidak. Kami berkerja kepada kebebasan hukum beragama, itu silakan saja,” katanya, Rabu (4/11)

Caranya, lanjut Karo Penmas, bila ada info dan masukan dari masyarakat maka ditampung dan nanti akan dilakukan pendekatan seperti dengan pola deradikalisasi. “Nanti kita lihat seperti apa, belum ada sampai sekarang,” tambah Brigjen Pol. Argo Yuwono.

Sebagai informasi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan masjid yang dijadikan tempat menebar kebencian harus diingatkan dan diperingatkan supaya tidak dibiarkan menyebar kebencian.

Itu dikatakan Ma’ruf saat membuka Festival Tajug 2019 di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (22/11). Selain mengerahkan polisi, Ma’ruf mengatakan perlu pendataan yang jelas masjid mana saja yang berpotensi terpapar.

“Nanti kita minta dewan masjid untuk mencari, untuk memetakan. Kita recheck lagi mana masjid yang perlu pembinaan supaya tidak menebar narasi-narasi kebencian, permusuhan, tapi sebaliknya membangun narasi kerukunan,” ucapnya.(sgr)

Komentar

News Feed