Polisi Razia Warung Jamu Jelang Malam Pergantian Tahun

Polisi sedang merazia sejumlah warung jamu yang menjual miras

KanalBekasi.com – Jelang malam pergantian tahun polisi mendeteksi sejumlah warung yang menjajakan minuman keras. Anggota Polres Metro Bekasi kembali menggelar minuman keras (miras) tanpa izin dan oplosan di wilayah hukumnya. Kali ini razia miras menyasar wilayah Cikarang Timur.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi mengatakan oprasi itu digelar dalam tangka menekan peredaran miras di masyarakat menjelang malam pergantian tahun. Dalam operasi miras tersebut, polisi berhasil mengamankan beberapa botol miras yang terjual di warung-warung jamu. Botol miras yang disita itu merupakan botol miras tanpa izin yang berbeda merek.

Muat Lebih

Baca Juga: Polsek Taruma Jaya Amankan Ratusan Botol Miras

Menjelang akhir tahun ini kita melakukan operasi minuman keras yang mana bertujuan agar masyarakat terhindar dari peredaran miras itu,” kata Sunardi, Senin (30/12)

Dalam operasi tersebut juga polisi menghimbau kepada pemilik warung jamu untuk tidak menjual minuman keras lagi di warung tersebut. Polisi juga melakukan penyitaan untuk botol minuman tersebut.

“Kami lakukan penyitaan dan peringatan bagi penjual,”imbuhnya

Seperti diketahui banyak korban jiwa akibat menenggak miras tak bermerk tidak diketahui kadar alkoholnya. Seperti miras oplosan terkadang juga mengandung metanol, alkohol teknis (lebih dari 55 persen etanol), obat-obatan, minuman bersoda, suplemen kesehatan, bahkan bahan kimia. Tujuannya untuk menekan harga jual miras.

Bahan-bahan yang tersebut dianggap berbahaya untuk tubuh. Kandungan metanol di dalamnya bisa menyebabkan kebutaan bahkan kematian. Metanol adalah alkohol industri yang digunakan untuk cat, penghilang vernis, pelarut cat, dan lainnya. Hanya saja, metanol memiliki bau dan rasa mirip etanol sehingga sering disalahgunakan untuk pengganti etanol dalam pembuatan miras oplosan.(sgr)

Pos terkait