Angka Positif Corona Capai 1046, Yuniarto: Penularan Masih Terjadi

  • Whatsapp
Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Ahmad Yurianto

KanalBekasi.com – Juru bicara pemerintah untuk Covid-19 atau Coronavirus  Ahmad Yurianto mengatakan masih terjadi penularan pandemi Corona di masyarakat. Hal tersebut terlihat dari jumlah pasien positif Covid-19 yang terus bertambah. Hari ini, Jumat 27 Maret total pasien tersebut mencapai 1046.

“Penambahan kasus cukup signifikan, 153 kasus baru. Ini menggambarkan masih ada penularan penyakit ini (Covid-19) di tengah masyarakat. Total 1046 kasus,” kata Yurianto, Jum’at (27/3)

Bacaan Lainnya

Baca Juga: 365 Tenaga Medis di Bekasi Ikuti Simulasi Rapid Tes Covid-19

Selain itu ia menyebut ada 11 pasien yang sembuh dan boleh pulang. Total pasien sembuh sebanyak 46 orang. Sementara itu pasien meninggal pun bertambah 9 dalam 24 jam terakhir, sehingga total ada 86 pasien meninggal.

Ia menekankan isolasi diri penting untuk mencegah penularan virus Corona. Isolasi diri di rumah dimaknai membatasi jarak dengan anggota keluarga, jika memungkinkan gunakan 1 kamar untuk 1 orang, tidak makan bersama pada satu meja, tidak menggunakan alat makan dan alat minum bersama.

“Ada kontak dekat yang terjadi dengan kasus ini sehingga kemudian terjadi penularan dan kemudian memuculkan angka pasien sakit. inilah yang jadi faktor utama dalam kaitan penambahan kasus dari hari ke hari,” katanya.

Jaga jarak saat berinteraksi harus dipatuhi, karena pada jarak yang sangat dekat kurang dari 1,5 meter membuka peluang besar untuk terjadinya penularan dari orang positif Covid-19 ke orang sehat melalui droplet.

Penularan bisa juga terjadi kontak tidak langsung, misalnya percikan ludah orang positif Covid-19 mengenai barang-barang yang sering digunakan bersama seperti pegangan di bus atau gagang pintu.

“Ini terjadi kemudian tidak disertai cuci tangan menggunakan sabun dan kemudian secara langsung makan atau minum tanpa cuci tangan atau menyentuh hidung mulut,” ujarnya

Inilah yang menjadi bukti bahwa kasus ini masih terus akan menular di tengah masyarakat kita. Oleh karena itu saya minta mari kita patuhi bersama hindari kontak dekat, oleh karena itu jaga jarak pada saat melaksanakan komunikasi dengan siapapun baik itu di rumah maupun di luar rumah,” tegasnya.(sgr)

 

Pos terkait