Bio Farma, Litbangkes dan Eijkman Terus Teliti Vaksin Corona

  • Whatsapp
Ilustrasi Vaksin Corona

KanalBekasi.com – Berkaitan dengan penyebaran virus corona, Bio Farma bersama sejumlah lembaga penelitian baik nasional maupun internasional terus melakukan penelitian. Lembaga penelitian nasional diantaranya Badan Litbangkes dan Lembaga Eijkman. 

Kepala Humas Bio Farma Iwan Setiawan di Bandung, mengatakan bahwa saat ini penelitian masih tahap awal dan belum bisa dipublikasikan. Menurutnya butuh ketelitian dan waktu yang cukup panjang hingga benar-benar pasti bisa digunakan.

Muat Lebih

Baca Juga: Kelompok Usia Muda Bisa Terjangkit Corona Tanpa Gejala

Meskipun saat ini sumber penyakitnya berlimpah, tapi itu semua virus yang masih ganas dan tidak bisa langsung digunakan untuk vaksin,” kata Iwan Setiawan melalui rilisnya, Senin (23/3)

Ia mengatakan Menemukan dan membuat bibit virus yang tadinya ganas menjadi ‘jinak’ membutuhkan penelitian cukup lama. Sehingga setelah menjadi vaksin dan dimasukan ke dalam tubuh tidak menimbulkan sakit. Sebaliknya akan merangsang terbentuknya antibodi yang spesifik.

Sebagai informasi Ada penambahan 64 pasien positif corona yang terhitung pada Minggu, 22 Maret 2020 sehingga jumalahnya menjadi 514 orang. 29 pasien dinyatakan sembuh dan 48 pasien yang meninggal dunia. Penambahan tersebut tersebar di beberapa daerah di Indonesia.(sgr)

Pos terkait