Polisi Buru Penyebar 267 Konten Hoaks Corona

  • Whatsapp
Kombes Pol Yusri Yunus

KanalBekasi.com – Pemerintah terus berupaya menekan pandemi Covid-19 atau Coronavirus. Hingga kemarin, Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona mencapai 309 orang. Sebanyak 25 orang meninggal dunia dan 15 orang. Ditengah upaya pemerintah dan seluruh instansi berusaha memerangi virus corona, ada oknum yang menyebarkan kegelisahan ke masyarakat dengan informasi sesat alias hoax.

Hasil identifikasi Tim Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapatkan lebih dari 267 konten hoax yang resahkan masyarakat tersebar. Disinformasi mengenai virus corona atau covid-19 bertebaran yang dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab.

Muat Lebih

Baca Juga: Pemerintah Keluarkan 15 Instruksi Pencegahan Corona di Sekolah

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Penegak hukum dalam hal ini Polisi Republik Indonesia juga bergerak untuk terus memantau dan mengejar para pelaku penyebar konten hoaks terkait virus corona yang meresahkan publik.

Hoaks terkait penyemprotan desinfectan Corona

“Kita sudah ingatkan dan imbau agar tidak ada oknum yang menyebarluaskan informasi hoax terkait virus corona. Apalagi sampai meresahkan dan membuat panik masyarakat. Kami tidak segan-segan akan menindak,” tegas Yusri, Kamis (20/3)

Terbaru, kata Yusri informasi hoax adalah seputar penyemprotan disinfektrak dosi 1 di udara DKI Jakarta, pada Kamis (19/3). Informasi itu dipastikan hoax dan menyesatkan.

“Berita hoaks  lainnya yang sempat viral di sosial media tentang adanya pasien Corona di Cililitan. Ada satu ambulans berwarna putih di depan PGC. Ambulans tersebut juga terlihat mengangkut seseorang wanita. Namun tidak jelas terkait penyebab wanita tersebut dibawa masuk ke ambulans,” pungkasnya.(sgr)

 

Pos terkait