Skenario Pemkot Bila Corona Berstatus KLB di Bekasi

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ketika meninjau stadion Patriot Chandrabaga

KanalBekasi.com – Pemkot Bekasi terus berupaya memutus pandemi Covid-19 yang hingga saat ini makin meluas. Catatan dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi hingga hari ini sebanyak 160 orang dinyatakan Orang Dalam Pengawasan (ODP), 82 orang dinyatakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 15 orang dinyatakan positif.

Terkait pandemi ini Pemkot terus berkoordinasi dengan Pemprov Jabar terkait penyediaan alat rapid tes. 2000 alat yang tersedia ini diprioritaskan untuk masyarakat terlebih dahulu baru kemudian kepada Muspida, unsur TNI Polri , Camat dan Lurah serta pejabat Pemkot Bekasi yang kerap berinteraksi langsung kepada masyarakat termasuk para pemuka agama.

Muat Lebih

Baca Juga: 365 Tenaga Medis di Bekasi Ikuti Simulasi Rapid Tes Covid-19

Masyarakat yang prioritas ini diduga terkena virus baru kemudian kepada unsur lainnya. Ini sampling dan gunanya juga  sebagai pemetaan penyebaran Covid-19,” kata Rahmat Effendi, Kamis (26/3)

Walikota Bekasi juga menjelaskan pihaknya telah mempersiapkan sejumlah skenario apabila terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) disebabkan banyaknya warga yang diisolasi karena terpapar virus covid-19.

“Di RSUD kita sediakan 3 lantai khusus sebanyak 50 tempat tidur, ditambah sarana di 8 RS Swasta, RS Tipe D Pemkot Bekasi dan jika perlu kita buat di asrama haji, Islamic Center ataupun di dalam Stadion Patriot. Apapun itu untuk setiap tindakan yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi Pemkot Bekasi akan melaksanakan Rapid Tes Covid-19 secara door to door dengan sasaran tenaga medis, ODP, PDP, orang yang berinteraksi dan pelayan masyarakat dan pemuka agama. Hingga saat ini Kecamatan dengan jumlah orang yang dinyatakan positif Covid-19 terbanyak yakni Medan Satria dan Jaka Sampurna.(sgr)

Pos terkait