Akses Masuk Jakarta Besok Ditutup Halau Arus Balik Pemudik

  • Whatsapp
Ilustrasi penyekatan pemudik di tol Japek

KanalBekasi.com – Pemerintah akan menutup akses masuk ke Jakarta dari daerah dalam upaya menghalau pemudik yang nekat kembali ke Jakarta. Apalagi jika pandemi Covid-19 masih menyelimuti Ibu Kota Jakarta.

Penyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Muat Lebih

“Harus dipahami, kembali ke ibu kota yang sekarang ini menjadi episentrum Covid-19 justru dapat menjadikan permasalahan semakin besar,” jelas Achmad, Senin (25/5)

Baca Juga: Pabrik dan Kantor Akan Berjalan Normal, Peraturan Menkes Diterbitkan

Yurianto juga mengajak masyarakat untuk memulai pola hidup baru dan cara berpikir baru untuk mencegah penyebaran Covid-19. Diharapkan tetap mematuhi aturan pemerintah untuk tetap menjaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan.

“Pahami, dalam situasi yang saat ini terjadi, kita tidak boleh menggunakan cara pikir, cara tindak, seperti situasi di masa-masa lalu,” tuturnya.

“Inilah yang kemudian beberapa kali pemerintah, bahkan Bapak Presiden sendiri mengatakan, kita harus bersabar. Situasi ini tidak mudah. Namun, kita yakin dengan kebersamaan, pasti kita akan bisa melakukan,” sambungnya.

Yuri menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan Pergub Nomor 47 tahun 2020 tentang PSBB, yang membatasi akses keluar atau masuk ibu kota. Adapun masa PSBB DKI Jakarta telah diperpanjang hingga tanggal 4 Juni 2020 mendatang.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa aktivitas masyarakat keluar dan masuk wilayah Jakarta pada masa pandemi dilarang dengan pengecualian.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lipoto  menyebut pihaknya telah menyiapkan belasan titik penyekatan. Posko ini disiapkan untuk menyaring warga yang akan kembali ke Ibu Kota setelah Lebaran.

“Mulai besok akan ada penyekatan di 11 titik di dalam batas administrasi Jabodetabek mulai dari Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor dan juga Kabupaten Tanggerang,” jelasnya

Untuk mengawasi pergerakan orang yang kembali ke Jakarta, kata Sayfrin, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan 550 personel. Para petugas yang disiagakan ini tersebar di 11 titik penyekatan.

“Total personel yang kami siapkan 550 orang, (mereka) akan dibagi 3 shift di 11 titik penyekatan,” ujarnya.

Menurut Syafrin, kegiatan penyekatan arus balik warga yang akan masuk Jakarta dilaksanakan mulai Selasa (26/5) besok. Ia menyebut penyekatan akan dilakukan sesuai dengan Pergub DKI Jakarta.

“Penyekatan sesuai Peraturan Gubernur Nomor 47 itu kita akan lihat dan polanya penggunaan ini sesuai dengan penetapan status bencana sosial Covid-19 dicabut oleh pemerintah,” tukasnya.(sgr)

Pos terkait