Dua Pedagang Pasar Wisma Asri Positif Corona

  • Whatsapp
Pemkot Bekasi gelar test swab di sejumlah pasar

KanalBekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi menggelar rapid test dan Swab test dalam rangka memutus mata rantai pandemi Covid-19. Sejumlah tempat keramaian yang diduga terjadi penularan semisal stasiun, pasar dan terminal pun dilakukan pengetesan.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengabarkan mengenai hasil dari PCR Test yang disebar per pasar dan pusat pertokoan di Kota Bekasi. Polymerhase Chain Reaction (PCR) test yang di sebar pada 12 Pasar dan 2 Pertokoan di Kota Bekasi yang diberikan masing-masing 50 alat swab.

Muat Lebih

Baca Juga: 12 Pasar di Kota Bekasi Gelar Swab Test

Dalam keterangan yang disampaikan Walikota mengatakan bahwa hasil swab test tersebut dinyatakan  ada 2 orang positif bertempat di pasar Wisma Asri Kecamatan Bekasi Utara.

“2 orang terpapar Positif Covid 19 dengan rincian 1 pria berinisial R berjualan ayam potong, dan 1 pria berinisial H berada di kios. Akan tetapi, bahwa kedua orang tersebut bukan ber KTP Kota Bekasi,” kata Rahmat Effendi atau biasa disapa Pepen, Selasa (12/5)

Pepen menjelaskan pria  berinisial R ber KTP di Kabupaten Bekasi yang sudah di koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Namun, untuk inisial H ber KTP di Kabupaten Bogor, Wali Kota akan menghubungi Bupati Bogor untuk segera ditindaklanjuti karena beliau singgahnya di Pasar Wisma Asri dan pulang ke Kabupaten Bogor.

“Tentunya kita akan terus lakukan tracking si pasien positif Covid 19, mereka ini Orang Tanpa Gejala (OTG), karena mereka sehari-hari masih beraktivitas di pasar, akan lebih berbahaya karena ritme pasar sangat rentan dengan ramainya orang-orang yang ingin membeli bahan pokok sehari-hari, hasil pasar kemarin juga masih ada sebagian yang di olah menunggu hasil.” Jelas Pepen

Dilanjutkan, untuk regulasi kedepan terkait pasar-pasar yang ada di Kota Bekasi dalam Perbatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan dibuatkan satu pintu untuk setiap pasar, agar mudah memonitor pergerakkan dari pengunjung, untuk Physical Distancing nya juga kita terapkan, mengenai waktu juga sudah kita buatkan aturan.

“Masalah penjagaan dan penerapannya kita sudah ketatkan, akan tetapi kepatuhan masih rendah. Saat sidak, masih banyak yang tidak menggunakan masker dan santai saja seperti tidak ada wabah yang berbahaya, tapi dari Pemerintah Kota Bekasi juga telah berupaya dalam segala hal dalam pencegahan Covid 19 ini.” Kata Wali Kota Bekasi. (hms/adv)

Pos terkait