Wakil Ketua DPC GMNI Bekasi Kritisi Pernyataan Dirut PDAM Tirta Patriot 

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPC GMNI Bekasi, GMNI Bekasi, Dedi Prabowo
Foto: Wakil Ketua DPC (GMNI) Bekasi, Dedi Prabowo

KanalBekasi.com – Wakil Ketua DPC (GMNI) Bekasi, Dedi Prabowo, mengkritisi peryataan Dirut PDAM Tirta Patriot, Solihat yang mengatakan untuk meringankan beban masyarakat dengan memberikan pelayanan optimal di saat pandemi covid-19.

Pernyataan tersebut menurut Bowo kurang tepat ditengah kondisi kesulitan ekonomi masyarakat akibat pandemi virus saat ini. Sebagai badan usaha milik pemerintah daerah, sejatinya PDAM TP mampu memberikan keringanan biaya terhadap para pelanggannya.

Muat Lebih

“Saya rasa Dirut (Solihat) Gagal Paham soal meringankan beban pelanggan yang terkena imbas perekonomian mereka di saat pandemi covid 19, pemerintah pusat dan daerah maupun masyarakat bergotong royong membantu masyarakat yang terkena dampak langsung dengan memberi bantuan sembako atau apapun yang dapat meringankan beban tersebut. Dan yang dimaksud agar dirut PDAM TP punya “sense of crisis” adalah dengan memberikan diskon atau bahkan menggratiskan pembayaran minimal selama 2 bulan, bukan pelayanan optimal karena pelayanan publik sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, jadi sudah kewajiban dari perusahan plat merah,” ucap bowo kepada awak media, Jum’at (15/5).

Baca Juga: Aliran PDAM Sering Mati Dikeluhkan Warga

Salah satu contoh menurut Bowo, PDAM Sleman yang memiliki pelanggan 37.300, mampu memberi diskon 50 persen bagi pelanggan selama dua bulan selama pandemi covid-19,  peningkatan penggunaan air juga terjadi imbas dari kampanye PHBS yang mengharuskan masyarakat agar rajin cuci tangan.

“Dirut Sleman aja bisa memberi diskon kepada pelanggan, malah pelanggan disana jauh lebih banyak dari pada PDAM Tirta Patriot, bukan pelayanan optimal yang membuat beban ekonomi pelanggan berkurang tapi pemotongan tarif air atau kalo perlu diberikan gratis kepada pelanggan, (mungkin) kebijakan ini bisa dijadikan indikator sehatnya Perusahaan tersebut dan saya yakin ada peningkatan penggunaan air imbas dari kampanye PHBS yang mengharuskan masyarakat agar rajin cuci tangan,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Bowo, Direktur Utama PDAM Tirta Patriot agar segera dievaluasi oleh Wali Kota dan DPRD, lantaran kurang memiliki kepedulian terhadap para pelanggan yang terdampak langsung virus corona.

“Wali Kota dan DPRD Kota Bekasi harus segera mengevaluasi Dirut PDAM Tirta Patriot, karena saat ini bukan waktunya untuk pamer kinerja, saat ini adalah dimana kita bersama-bersama menunjukan kepekaan terhadap dampak covid-19, apalagi pak Wali Kota sedang gencar-gencarnya membantu mengurangi beban rakyat, bukan hanya dengan pelayanan optimal tapi dengan bentuk kepedulian nyata,” tutup bowo.(sgr)

Pos terkait