2 Pembobol Minimarket di Bekasi Ditangkap, 1 Masih Buron

  • Whatsapp
Ilustrasi, pembobol minimarket

KanalBekasi.com – Polisi berhasil mengamankan komplotan spesialis pembobol minimarket yang kerap beraksi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

Unit Reskrim Polsek Kedungwaringin dibantu Polres Metro Bekasi membekuk komplotan pembobol tersebut di wilayah Kedungwaringin, yang beraksi dengan memanfaatkan situasi masa transisi menuju new normal di tengah wabah corona.

Muat Lebih

Baca Juga: Kapolri Keluarkan Telegram, Minta Siskamling Kembali Diadakan

Kapolsek Kedungwaringin, AKP Suwarto menjelaskan Kedua pelaku berinisial SNH alias Loco (26) dan NFR (22), berhasil ditangkap di Kampung Kendayakan Rt 002/ Rw 006 Desa Karang Sambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (19/6) kemarin malam sekitar pukul 22.30 WIB.

”Otak atau pimpinan kawanan ini yaitu, DK yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). DK bersama SNH alias Loco, sebelumnya pernah melakukan perbuatan yang sama di beberapa minimarket lainnya,” kata Suwarto

Suwarto menjelaskan bahwa para pelaku masuk ke dalam minimarket (Indomaret) dengan cara mematikan kwh listrik minimarket tersebut.

“Kemudian para pelaku masuk melalui atap bagian belàkang dengan cara menggunting atap baja ringan minimarket itu,” tuturnya.

Pelaku kemudian para pelaku masuk dengan menjebol plafon bagian dalam, dan mengambil barang barang yang ada di dalama minimarket berupa rokok, kosmetik dan parfum.

“Aksi para pelaku baru diketahui para karyawan minimarket (korban) sekitar jam 06.30 WIB, setelah para karyawan hendak membuka minimarket. Kemudian hal tersebut dilaporkan para karyawan kepada pihak Kepolisian sekitar jam 08.30 Wib,” terang Kapolsek.

Kedua pelaku, menurut AKP Suwarto, berhasil ditangkap petugas tidak jauh dari lokasi para pelaku melakukan aksinya, di Kp Kendayakan, Desa Karang Sambung, Kecamatan Kedungwaringin.

“Dari keterangan para pelaku, SNH alias Loco melakukan perbuatannya bersama DK (DPO). Para pelaku mengakui bahwa sebelumnya pernah melakukan perbuatan yang sama di tKP lainnya. Sementara pelaku berinisial NFR berperan menjual barang hasil curian,” jelasnya.

Ada pun barang bukti yang diamankan petugas berupa uang tunai hasil penjual barang hasil curian senilai Rp1.420.000,- (satu juta empat ratus dua puluh ribu rupiah, satu unit sepeda motor honda genio warna Hitam B-5786-FAA. (Milik pelaku, empat bungkus roko, satu slop rokok marlboro merah serta satu tas punggung warna merah merk Mitsubishi.

Atas perbuatannya,Suwarto mengatakan para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya hingga 7 tahun penjara.

“Ke depan kami mengingatkan kembali bahwa kepolisian tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan yang beraksi memanfaatkan wabah corona ini,” tegas Suwarto.(sgr)

 

Pos terkait