Jelang New Normal, Walikota Panggil Manajemen Mall dan Pimpinan Pasar

  • Whatsapp
Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan para pengusaha Mall dan pimpinan pasar di Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengundang para pengelola pasar dan juga pihak manajemen mall di Kota Bekasi. Acara tersebut berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, Dandim 0507 Bekasi, Let Kol Rama Pratama, Waka Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Alfiyan Nurrizal

Sebanyak 18 pimpinan pengelola mall dan pengelola pasar di Kota Bekasi hadir dengan menggunakan masker dan menjaga jarak di tempat duduknya dalam rapat pengarahan dari Wali Kota Bekasi terhadap penanganan era new normal Covid 19 di Kota Bekasi.

Muat Lebih

 

Baca Juga: Masih Zona Kuning, Kota Bekasi Belum Akan Terapkan Normal Baru

Wali Kota menjelaskan bahwa perekonomian di Kota Bekasi juga butuh peningakatan, maka dari itu kami kumpulkan, dari data yang tertera dalam wabah Covid 19 ini bahwa tingkat kesembuhan semakin tinggi, angka kematian rendah karena pemusalaran meninggal di Kota Bekasi ada yang mendadak dan tidak ada berani mengurus maka dari itu masuk ke dalam kategori kematian berpenyakit khusus. 

“Kemampuan kita dalam menghadapi ini sudah siap dengan alat untuk mengecek swab test yang berada di 2 titik yakni RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi dan ada juga di Labkesda Dinas Kesehatan Kota Bekasi,” jelasnya

Pra Fase Normal yang akan diterapkan sampai 1 Juni 2020 merupakan tahap pertama perencanaan yang akan melakukan identifikasi terhadap indikator physical distancing dan sosial distancing pada masing-masing sektor.

Mengenai tahapan sosialisasinya pada pra fase normal untuk para pelaku usaha dan mall untuk melakukan menyiapkan alat termogan, hand sanitizer dan jika perlu penyediaan masker dan sarung tangannya untuk setiap pengunjung yang akan masuk, dengan itu kita bisa melihat keseriusan new normal dari warga sendiri bahwa ia telah ikut peraturan yang ada, karena kita juga telah mengikuti arahan dari Presiden yang menjadikan Kota Bekasi sebagai proto type Kota / Kabupaten lain saat hadir di Sumareccon Mall Bekasi.

“Lakukan sosialisasi aktif dan pasif kepada target sektor dan memberikan saluran komunikasi mengenai penerapan new normal, jika tidak ada yang memakai masker, tidak diijinkan masuk,” tegas Wali Kota.

Pada tanggal 1 Juni ini kita sudah memasuki Fase I – (Preparasi) 1 Juni 2020 sampai 7 Juni 2020 untuk membangun ketaatan protokol kesehatan yang menjadi output kesadaran masyarakat dalam menyikapi ketegasan protokol kesehatan. Berikut juga untuk tahapan monitoring dan evaluasi untuk melakukan pengujian efektivitas diantara faktor indikator yang disebutkan pada tahapan pre fase normal.

Pada Fase II – (Recovery) 8 Juni 2020 sampai 14 Juni 2020 untuk membangun kepercayaan masyarakat dengan melakukan penguatan jaringan pengamanan sosial untuk meredakan konflik sosial, ekonomi dan juga membangun aktivitas perekonomian.

Fase III – (Perubahan Struktur) 15 Juni 2020 sampai 30 Juni 2020 untuk melakukan perubahan struktur sosial dan ekonomi dengan mempertajam normalitas sektor di bidang kesehatan, dunia usaha dan jasa, perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan transportasi dengan penerapan sistem aktivitas baru dengan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk fase-fase tersebut akan di terapkan bagi para pengusaha pasar ataupun pengelola mall, yang kita lakukan secara bertahap, semisalnya untuk pembukaan makanan santap saji yang awalnya hanya sistem take away, mulai di lakukan sistem makan ditempat akan tetapi hanya 50 persen perharinya, dengan bangku dan meja benar-benar di terapkan jaraknya.(hms/adv)

Pos terkait