John Kei dan Kelompoknya Ditangkap Polisi Terkait Peristiwa Cengkareng dan Green Lake City

  • Whatsapp
Ilustrasi penganiayaan

KanalBekasi.com – Polda Metro Jaya langsung bergerak terkait 2 aksi penganiayaan dan perusakan di Green Lake City, Tangerang dan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.

Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akhirnya meringkus pelaku penganiyaan tersebut. Pelaku diduga John Kei dan puluhan kelompoknya berjumlah 22 orang kini sudah dibawa ke Mapolda Metro Jaya.

Muat Lebih

Baca Juga: Debt Collector Resahkan Warga, Polrestro Bekasi Kota Siap Kumpulkan Leasing

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, para pelaku diduga kelompok dari John Kei dan ditangkap di markasnya Jalan Titian Indah Utama X, Kota  Bekasi.

“Pelaku yang kita amankan 2 orang diduga inisial C dan JK. Dan mengamankan 20 orang kelompok John key yang berada di dalam markas yang berusaha menghalangi tindakan kepolisian,” ujarnya, Minggu (22/6)

Dari dalam kediamannya John Kei pihaknya mengamankan 28 tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel, 3 buah anak panah, 2 buah stik golf, 17 hp dan 1 buah Dekorder Hikvision. Kini semua orang tengah diperiksa oleh aparat kepolisian

“Tersangka dan barang buktinya di bawa ke polda untuk pemeriksaan lanjutan,” imbuh Yusri

Sebagai informasi John Refra alias John Kei mendapatkan pembebasan bersyarat dari Menteri Hukum dan HAM sejak 26 Desember 2019 lalu. John Kei resmi bebas dari Lapas Nusakambangan setelah menjalani hukuman kasus pembunuhan pengusaha Tan Hari Tantono alias Ayung.

Pembebasan tersebut berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor Pas-1502.PK.01.04.06 Tahun 2019 tanggal 23 Desember 2019.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 723K/PID/2013, John Kei divonis 16 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana. Selama menjalani masa pidana, John Kei mendapat total remisi 36 bulan 30 hari dan bisa bebas pada 31 Maret 2025. Ia berstatus bebas bersyarat hingga 31 Maret 2020.(sgr)

 

Pos terkait