Ketua DPRD Terima Ratusan Massa GMBI yang Berdemo Tolak RUU HIP

  • Whatsapp
Massa GMBI yang berdemo di DPRD Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Ratusan massa dari Gerekan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berdemo menolak RUU HIP di depan gedung kantor DPRD Kota Bekasi, di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Zakaria menyatakan penolakan secara tegas Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), karena Pancasila sebagai falsafah berbangsa dan bernegara demi menjaga keutuhan NKRI.

Muat Lebih

“Komitmen setia bela Pancasila sebagai wujud memperkokoh rasa persaudaraan serta sebagai alat perekat dan pemersatu bangsa, faham berfikir, berperilaku serta berkomitmen setia bela negara sebagai langkah mempertahankan NKRI adalah harga mati,” ujarnya saat berorasi di halaman gedung kantor DPRD Kota Bekasi,Kamis (25/06)

Baca Juga: Sekitar 700 Polisi, Siap Amankan Aksi Demo

Sementara itu Sekretaris GMBI Kota Bekasi, Asep Sukarya menambahkan, bahwa ada tafsir baru dalam RUU HIP justru telah mendegradasi Pancasila yang berakibat bahwa ideologi Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa akan diatur dalam UU.

“Artinya bahwa Pancasila di bawah Undang-Undang,”tandasnya.

Di tengah unjuk rasa, perwakilan LSM GMBI menyerahkan surat pernyataan sikap yang diterima oleh Ketua DPRD Choiruman J Putro beserta perwakilan fraksi diantaranya, fraksi Demokrat, PKS, PAN dan Gerindra di ruang Komisi IV. Sedangkan perwakilan dari fraksi Golkar Persatuan dan PDI Perjuangan tidak tampak turut hadir dalam audensi tersebut.

“Kita ingin memastikan kembali respon dari dua fraksi yang tidak hadir, karena kalau tidak hadir kita juga belum tau ada apa dan kenapa. Di sinilah alam demokrasi, kita menghargai setiap pandangan,”terang Choiruman.

Lebih lanjut politisi PKS ini berharap, akan ditemukan sudut pandang yang sama diantara kedua fraksi yang tidak hadir pada audensi tersebut. Sehingga surat dari GMBI akan dapat segera disampaikan ke pusat.

“Silahkan GMBI untuk menyampaikan hal yang sama pada kedua fraksi yang belum hadir, mudah-mudahan ya, punya pandangan yang sama. Sehingga otomatis kami targetkan hari Selasa surat itu sudah di sampaikan ke Presiden, DPR RI, maupun badan legislasi sebagai bahan masukan pertimbangan untuk penyikapan RUU HIP,”pungkasnya.(sgr/adv)

Pos terkait