Hasil Rekonstruksi: John Kei Bagi-bagi Uang dan Senjata di Bekasi

  • Whatsapp
Rekonstruksi John Kei terkait rencana pembunuhan Nus Kei

KanalBekasi.com – Polisi menggelar rekonstruksi rencana pembunuhan oleh kelompok John Kei kepada Nus Kei beberapa waktu lalu. Dalam rekonstruksi tersebut terungkap sejumlah fakta baru dalam rekonstruksi di kediaman John Kei yang berlokasi di Perumahan Taman Tytyan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Fakta baru yang terungkap dalam rekonstruksi disebutkan bahwa John Kei sempat memberikan uang sebesar Rp10 juta untuk transportasi kepada anak buahnya. Dalam adegan tersebuttersangka John Kei memberikan uang sebesar Rp10 juta ke tersangka Daniel.

Muat Lebih

Baca Juga: Di Kelapa Gading dan Bekasi Kelompok John Kei Rencanakan Penyerangan

Uang yang diberikan John Kei kepada anggotanya itu akan digunakan untuk transportasi kelompok John Kei saat melakukan aksinya. Dalam rekonstruksi itu, polisi memperlihatkan adegan John Kei saat memimpin rapat perencanaan pembunuhan dan penjemputan Nus Kei.

Kemudian untuk adegan rekonstruksi selanjutnya, direka adegan saat John Kei yang memimpin rapat dan membahas membahas perihal video yang dibuat oleh kelompol Nus Kei.

“Adegan ke-9 pukul 18.00 WIB John Kei memimpin pertemuan dan membahas video penghinaan di akun Instagram Ricard. Pertemuan itu dibahas di portal dekat rumah John Kei di Bekasi,” kata salah satu penyidik, Senin (6/7)

Sebelumnya, Kabid Humas Polri, Kombes Pol  Yusri Yunus menerangkan, terdapat 39 orang yang sudah diamankan terkait aksi penyerangan tersebut. Keempat orang tersangka menyerahkan diri. Yang pertama ada tersangka T menyerahkan diri ke Markas Polres Kota Depok, kemudian MAN menyerahkan diri ke Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Kemudian untuk yang terbaru, ada dua orang yang menyerahkan diri lagi yakni, PM alias O dan ARK alias G. Keduanya menyerahkan diri Minggu 28 Juni 2020 kemarin. Tersangka PM ini menyerahkan diri di kawasan Cikarang dengan menelepon polisi. Sedangkan untuk ARK menyerahkan diri ke Markas Polres Metro Jakarta Timur,” pungkas Yusri.(sgr)

 

Pos terkait