Muncul Empat Nama Bacalon Ketua DPD Golkar Usai Seleksi Verifikasi

  • Whatsapp
Ketua TIM SC Musda V DPD Golkar, Maryadi saat memberikan keterangan pers

KanalBekasi.com – Tahapan penjaringan bakal calon ketua (Bacalon) DPD Golkar telah selesai. Muncul empat nama yang telah melengkapi berkas administratif, yang selanjutnya akan diverifikasi oleh Tim Steering Commitee (SC) Musda V DPd Golkar Kota Bekasi.

Ketua Tim SC Musda V DPD Golkar Kota Bekasi, Maryadi mengatakan sebelumnya ada delapan nama yang mendaftarkan. Hanya saja, sampai dengan Rabu (29/7)pukul 17.00 WIB cuma empat nama yang mengembalikan formulir pendaftaran.

Muat Lebih

Baca Juga: Pembentukan AKD: Fraksi Golkar Tak Dapat Jabatan di Komisi

Hanya ada empat nama yang mengembalikan, sisanya kami tidak mengetahui alasan tidak mengembalikan formulir pendaftaran di waktu yang telah dijadwalkan,” kata Maryadi di Gedung DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Rabu (29/7/2020) kepada wartawan.

Dijelaskan Maryadi, Bacalon pertama yang mengembalikan formulir itu adalah Novel Saleh Hilalbi pada, Sabtu (25/20). Berikutnya, pada pagi hari tadi yaitu, Tubagus Hendra Suherman, disusul oleh Ade Puspitasari dan injury time tadi oleh Zainul Miftah.

“Empat calon ini nanti kita berikan undangan untuk verifikasi faktual dan para Bacalon menyerahkan dukungan hak suara minimal 30 persen. Siapa yang lolos saat tahap verifikasi faktual, Tim SC akan menyerahkan kepada panitia sidang Musda V Partai Golkar Kota Bekasi,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Komite Verifikasi dan Penjaringan, Rusman Fadilah menambahkan bahwa secara teknis Musda V Partai Golkar membuka rekrutmen Bacalon ketua melalui tiga tahapan yakni, dari penjaringan, pengumuman pendaftaran verifikasi dan penetapan Bacalon menjadi Calon.

“Tahapan penjaringan yang mana penguman pendaftaran sudah dijalankan, tinggal kami verifikasi faktual mungkin nanti malam atau beberapa jam ini,” tambah Rusman Fadilah.

Lanjutnya, pada verifikasi ini pihaknya akan meminta para Bacalon memenuhi syarat sebelum ditetapkan menjadi calon yaitu, dengan menyerahkan dukungan pemegang suara minimal 30 persen.

“Tahapan pencalonan, menyerahkan 30 persen dukungan kepada Tim SC, kami verifikasi dengan dua sistem. Pertama secara administrasi meneliti keabsahan surat, kedua secara faktual dengan cara konfirmasi dan klarifikasi dukungan dari pemilik hak suara,” lanjutnya.

Setalah proses itu berlangsung, Tim SC kemudian mulai masuk dalam tahap pencalonan dan mengumumkan nama calon yang lolos tahap verifikasi.

“Kita akan berikan surat, apakah calon bersedia menjadi ketua DPD. Dari situ nanti kita pleno dan buat berita hingga proses rapat. Payung hukum kita hari ini di Musda V Partai Golkarberlandaskan AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) hasil Musyawarah Nasional IX Partai Golkar dan kedua petunjuk pelaksanaan musyawarah dan rapat sesuai Juklak DPD Partai Golkar Kota Bekasi pada tanggal 02-7-2020,” tutupnya. (Ael)

Pos terkait