Tumpukan Sampah di Pasar Baru Kranji Timbulkan Bau Busuk

  • Whatsapp
Tempat Penampungan Sampah di Pasar Baru Kranji

KanalBekasi.com – Bau busuk yang tercium dari tumpukan sampah di depan Pasar Baru Kranji di Jalan Pemuda Bekasi Barat, saat ini mulai  membuat pengunjung pasar dan pengendara tidak nyaman. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pasar Kranji Baru, Amas mengatakan sumber bau tak sedap tersebut dikarenakan saat ini pada sisi selatan pasar baru Kranji sedang dilakukan revitalisasi pembangunan kios untuk pedagang 

“Sebelumnya tempat pembuangan sampah itu kan berada di belakang sisi selatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang memang sudah disiapkan,” kata Amas, Jum’at (10/7)

Baca Juga: Revitalisasi Pasar di Kota Bekasi Tetap Berlanjut Meski Ditentang

Area tempat sampah itu, terang Amas, nantinya akan dibangun dan akan ditempat pedagang.

“Jadi sementara waktu saja,  bulan depan tempat sampah itu akan dipindahin lagi karena akan dibangun kios,” tuturnya

Ia menerangkan, sesuai izin Pemerintah Kota Bekasi, pembangunan harus menggeser lokasi pedagang saat ini karena lahannya tidak mencukupi untuk menampung pedagang.

Amas berujar tempat penampungan sampah sementara itu pun setiap hari bersih dari sampah. Setiap harinya dilakukan monitoring pengangkutan sampah.

“Saya tiap hari kontrol terus dan kerjasama juga ke pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan itu bersih tidak ada sampahnya,” tukasnya

Ia juga menegaskan untuk sampah di lokasi tersebut tidak ada yang menginap. Pihak pasar dan Dinas LH secara rutin mengangkut sampah tersebut. 

“Pokoknya selesai pembangunan di sisi selata, nanti tempat pembuangan sampah sementara akan bongkar, dan tempat sampahnya akan di buat mobile nantinya, jadi tidak selamanya di penampungan itu,” imbuhnya.

Menurut Amas pedagang nantinya akan dibuatkan lapak secara teratur. Tempat penampungan sampah di pasar kranji baru ini juga akan dibuat mobile dan tidak permanen. nanti akan dibicarakan kembali kepada pengembangang pasar untuk tempat penampungan sampah layaknya dimana. 

Lebih lanjut Amas mengatakan pihak pasar sudah menyiapkan dua mobil sampah untuk mengangkut sampahsetiap harinya. Sampah mulai diangkut setiap pagi pada pukul 07.00 wib. Misalnya sisa sampah pedagang malam itu sudah dibersihkan, pagi juga sudah diangkut kembali jadi tidak akan menumpuk.

Salah satu pengunjung pasar yang sedang berbelanja, Febri (40) warga asal Jakasampurna misalnya dirinya mengaku kerap mencium bau busuk di sekitar lokasi, saat dirinya ingin berbelanja di pasar kranji baru.

“Saya pertama bingung, kok saat saya mau masuk ke pasar ini kok bau busuk di depan pasar, pas saya lihat ternyata ada tempat pembuangan sampah disitu, kalo menurut saya sih kurang layak lah ya seharusnya, karena kok sampah di taruh depan pasar,” keluhnya.(den)

Pos terkait