Jawa Barat Masih Kekurangan Rumah Sakit

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

KanalBekasi.com – Jumlah Rumah Sakit di Jawa Barat dinilai belum sebanding dengan jumlah penduduk yang mencapai 50 juta jiwa. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Provinsi Jabar setidaknya harus memiliki 135 rumah sakit baik pemerintah maupun swasta jika ingin memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.

“Dalam catatan kami, Jabar masih membutuhkan sekitar 30 rumah sakit, sehingga (RSPM) ini membantu melayani masyarakat Jabar yang jumlahnya semakin besar, per hari ini hampir 50 juta jiwa,” kata Emil, sapaan Ridwan kamil, Selasa (8/9)

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Kemenkes Tunda Program Akreditasi Rumah Sakit

Selain itu, kata Emil, meningkatnya pelayanan kesehatan akan berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Di tengah masa pandemi global Covid-19, indeks kesehatan pun kini menjadi fokus Pemerintah Daerah Provinsi Jabar selain indeks pendidikan dan indeks daya beli.

“Semoga indeks kesehatan Jabar terus naik sehingga berpengaruh terhadap meningkatnya angka IPM,” ucap Kang Emil.

Selama pandemi COVID-19, ia pun berpesan agar pelayanan terhadap masalah kesehatan lainnya harus tetap ditingkatkan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami titip agar selama (pandemi) COVID-19, pelayanan terhadap penyakit lain tetap ditingkatkan dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus menjaga kewaspadaan dan kedisiplinan dengan tetap melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Saya titip ke masyarakat juga untuk selalu mensyukuri nikmat kesehatan yang diberikan Tuhan, mohon dijaga gaya hidupnya dengan menerapkan PHBS,” pungkasnya

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah RS di seluruh Indonesia sebanyak 2.813 unit hingga akhir 2018. Jumlah tersebut terdiri atas 2.269 RS Umum dan 544 RS khusus. Sebagai informasi, jumlah rumah sakit pada 2010 baru mencapai 1.632 unit.

Adapun jumlah RS terbanyak berada di Jawa Timur, yakni mencapai 381 RS yang terdiri atas 293 RS umum dan 88 RS Khusus. Terbanyak kedua berada di Jawa Barat, yaitu 350 RS yang terdiri atas 285 RS Umum dan 65 RS Khusus. Sementara provinsi Papua Barat, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Kalimantan Utara memiliki RS paling sedikit seperti terlihat pada grafik. Provinsi-provinsi baru hasil pemekaran tersebut memiliki RS kurang dari 20 unit.

Pos terkait