Masyarakat Kranggan Gelar Tradisi Babaritan

  • Whatsapp
Upacara Babaritan yang rutin digelar masyarakat Kranggan

KanalBekasi.com – Masyarakat Kranggan menggelar budaya tradisi Babaritan atau sedekah bumi sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Adapun acara tersebut digelar dengan mengadakan kumpul dan makan bersama masyarakat Kranggan.

Ritual prosesi Babaritan ini tradisi warisan dari leluhur di wilayah Kranggan yang hingga saat ini masih dilestarikan.  Pelaksanaan tradisi ini sendiri dilaksanakan pada bulan Muharram atau bagi masyarakat Kranggan biasa disebut dengan bulan Sura.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi Tedi Hafni mengatakan pelaksanaan tradisi budaya Babaritan termasuk budaya leluhur yang dahulu bagi masyarakat dilakukan warga lokal.

Baca Juga: Anim Usul Dirikan Museum Budaya di Kampung Kranggan

“Seiring waktu sekarang banyak warga dari luar, tetapi budaya sedekah bumi ini hingga saat ini masih tetap terjaga. Inilah yang mungkin harus menjadi budaya perekat antara banyaknya keberagamaan yang ada,” ucapnya,Sabtu (19/9)

Tedi menjelaskan, Babaritan ini merupakan budaya kebaikan dari adanya pondasi kehidupan dari masyarakat dalam menenggakan tradisi yang ada. Hal ini pun adalah bagian dari semangat dalam mempererat hubungan kehidupan bernegara.

“Tujuan budaya ini baik ya untuk menjalin kebersamaan, jangan dispekulasikan dengan kepercayaan yang lain,” tambahnya.

Terpisah, Camat Jatisampurna Wahyudin menuturkan acara puncak babaritan dilaksanakan setiap tahun, Kegiatan acara ini dilakukan di tingkat kecamatan, setelah acara ini sebelumnya dilakukan oleh sesepuh adat.

“Pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai bentuk sinergi dengan orang tua di Kranggan melalui kegiatan budaya dan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat,” tutupnya.(den)

Pos terkait