Pedagang di Kota Bekasi Keluhkan Jam Operasional Saat Pandemi

  • Whatsapp
Walikota Bekasi Rahmat Effendi

KanalBekasi.com – Situasi pandemi yang masih berlangsung di Kota Bekasi membuat beberapa sektor ekonomi merasakan dampak negatif berupa penurunan omset. Sejumlah pelaku usaha juga mengeluhkan jam operasional yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan dinilai sangat merugikan.

Menanggapi keluhan pelaku usaha, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya sedang mencari solusi terbaik. Dalam memberikan kebijakan, dirinya tidak mau gegabah dan terburu-buru, karena dikhawatirkan berdampak buruk bagi masyarakat Kota Bekasi.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Kota Bekasi dan 10 Daerah Lainnya Sumbang Angka Aktif Corona Tertinggi di RI

“Nah itu yang sedang kita pikirkan. Misalnya pedagang buka pukul 06.00 karena kan shalat masih sampai pukul 07.00, pukul 09.00 sudah ditutup. Kasihan, nanti orang yang modalin buat dagang bukan malah untung. Ini nanti kita lihat kondisinya,” ujar Walikota Bekasi, pada Kamis (24/9).

Menurutnya, terkait jam operasional bagi pelaku usaha memerlukan pengamatan kondisi di lapangan yang harus teliti. Selain itu diperlukan koordinasi dengan aparatur pemerintahan lainnya.

“Apakah setelah pukul 09.00 kita kasih waktu satu sampai dua jam. Karena kalau baru buka tiker sudah ditutup lagi kan kasihan. Atau bagaimana kita evaluasi dan minta saran sama Pak Kapolres sama Dandim,” kata orang nomor satu di Kota Bekasi.

Meski memperhatikan keluhan pelaku usaha, Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen juga menegaskan masyarakat tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Yang terpenting adalah bagaimana taat terhadap protokol kesehatan. Pemerintah sudah sangat akomodatif, tinggal bagaimana kita membiasakan budaya tertibnya,” tegasnya.

Pepen juga mengingatkan kepada semua pihak untuk saling mengingatkan satu sama lain dalam pencegahan perluasan wabah Covid-19. Dengan kerjasama masing-masing pihak, ia yakin penyebaran Covid-19 dapat ditekan.

“Termasuk mereka pengelola, termasuk rekan media. Makanya teman-teman wartawan datang ke sana bisa mengingatkan, jangan nanti ikut sama-sama tidak mematuhi protokol kesehatan,” cetus Pepen sambil tersenyum.

Mengenai pembatasan jam operasional yang saat ini sudah ditetapkan Pemkot Bekasi yakni hanya sampai pukul 23.00 WIB, Pepen mengaku bahwa dirinya kerap mendapat laporan di lapangan banyak pedagang yang masih membandel.

“Saat ini sedang berjalan terus, makanya kita batasi sampai jam 11 malam. Saya dapat laporan ada yang beroperasi sampai jam empat dini hari. Saya langsung perintahkan untuk segera diingatkan. Kalau sudah persuasif, sudah humbel, masih gitu juga ya nanti kita peringatkan. Kalau sudah diperingatkan masih bandel, lebih baik kita selesaikan, tapi kan kita bukan itu solusinya,” pungkasnya.(den/ael)

Pos terkait