Rahmat Effendi Ijinkan Pasien Covid-19 Luar Daerah Dirawat di Kota Bekasi

  • Whatsapp
Walikota Bekasi Rahmat Effendi
KanalBekasi.com – Walikota Bekasi Rahmat Effendi beri ijin bagi pasien Covid-19 yang berasal dari luar Kota Bekasi untuk ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan rumah sakit swasta di wilayahnya. Hal tersebut didasari terhadap peningkatan jumlah pasien Covid di sejumlah daerah.
“Selama ini kan kita baik di rumah sakit swasta maupun rumah sakit rujukan seperti RSUD Chasbullah Abdul Majid, kita persilahkan bagi pasien Covid-19 yang KTP nya non Bekasi untuk dapat dirawat di sini. Begitu juga seperti yang berada di rumah sakit swasta,” tutur Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, Selasa (15/09).
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Pepen menegaskan hal tersebut dikarenakan ketersediaan dan daya tampung rumah sakit di beberapa daerah di luar Kota Bekasi yang kesulitan akibat peningkatan jumlah pasien Covid-19.
“Jadi kalau ada rujukan dari rumah sakit luar lain di sana sudah merasa penuh untuk pasiennya, maka kita perbolehkan pasien lain untuk bisa dirawat disini, sepanjang di sini masih memungkinkan tempat tidurnya. Kekosongan ruang ICU bukan persoalan, jadi tidak boleh menolak,” tegas Pepen.
Mengenai jumlah pasien Covid-19 di wilayahnya, Pepen menerangkan bahwa saat ini sebagian besar pasien yang di rawat di Rumah Sakit umum di Kota Bekasi adalah pasien yang berasal dari luar Kota Bekasi.
“Sekarang kan dari 90 pasien di rumah sakit umum, seperempat nya adalah non kota Bekasi, malah sekarang ini sekitar 60’an sisanya adalah orang Bekasi,” terangnya.
Dengan demikian, jika ada wilayah lain di luar Kota Bekasi yang kewalahan dalam merawat pasien Covid-19, pihaknya siap membantu.
“Artinya apa, tentu tidak ada masalah bagi mereka sepanjang rumah sakit kita atau rumah sakit swasta masih memungkinkan untuk di bisa dirawat,” imbuhnya.
Terkait respon cepat tanggap Walikota Bekasi bersinergi dengan kota-kota lain dalam upaya penanganan Covid-19, ia mengklaim tidak ada prosedur khusus yang ditetapkan kepada pasien Covid-19 dari luar Kota Bekasi.
“Kita tidak ada prosedur apa pun dan tidak membeda-bedakan pasien. Semua sama aja, masa ada perbedaan prosedur,” pungkasnya. (AMG)

Pos terkait