Buruh di Bekasi Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law Ciptaker

  • Whatsapp

KanalBekasi.Com – Gabungan buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur. Aksi  unjuk rasa digelar sebagai bentuk penolakan Omnibuslaw RUU Cipta Kerja.

“Disahkannya UU Cipta Kerja di tengah situasi pandemi sangat memprihatinkan. Sebab, saat ini para buruh sedang berjuang untuk tetap bekerja di tengah ancaman risiko tertular Covid-19,” ucap salah satu buruh dalam menyampaikan aspirasinya di Gedung DPRD Kota Bekasi,Selasa (06/10)

Bacaan Lainnya

Dia menyampaikan bahwa industri  di lingkungan kerja saat ini merupakan salah satu penyebab para buruh terpapar Covid-19. Berdasarkan catatan setidaknya terdapat 22 pabrik menjadi klaster baru dengan jumlah 500 orang dinyatakan positif

Baca Juga: Covid-19 Berdampak PHK, Ini yang Dilakukan Kemenaker

“Ini sudah terbukti banyak klaster tempat kerja dan perkantoran, sehingga bagi kami(buruh) mungkin saja rentan terpapar risiko Covid-19,” papar dia.

Dirinya mengaku, para buruh ini pun sempat  ditakut-takuti akan penyebab sebagai tertular wabah Covid-19 oleh para petinggi Pemerintah.

“Kami harus melaksanakan aksi ini. Ini mengesampingkan rasa ketakutan kami terhadap virus covid-19. Itu yang kami harap agar bapak-bapak aparat, bapak-bapak satgas Covid-19 beri toleransi kepada kami,” tambahnya.

Dia melanjutkan, para buruh ketika bekerja di
perusahaan juga sudah melaksanakan protokol kesehatan seperti apa yang diterapkan oleh Pemerintah.

“Kami sudah ikhtiar melakukan upaya agar kami tidak tertular. kami sudah patuhi protokol covid-19, jangan cari-cari kesalahan kami.Kami datang dengan damai kesini,Terbitkan Perppu Batalkan UU Cipta Kerja! Kami harap aspirasi kami bisa diterima,” imbuhnya.(den)

Pos terkait