Disdik Sebut Penyaluran Dana Hibah Sudah Sesuai Prosedur

  • Whatsapp
Plh Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Syaiful Mikdar saat memberikan keterangan terkait penyaluran dana hibah BOP PAUD dan BPKM

KanalBekasi.com – Pelaksana Harian (PLh)  Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Syaiful Mikdar menjelaskan perihal penyaluran dana hibah untuk kegiatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Bantuan Operasional Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (BOS PAUD)

Menurutnya mekanisme penyaluran dana hibah berdasarkan pengisian Data Pokok Pendidik (Dapodik) penyelenggara BKPM dan Paud. Kemudian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan diturunkan Sistem Informasi Dana Alokasi Khusus (Simdak BOP) dan akan diverifikasi.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Disdik Salurkan Dana Operasional Pendidikan untuk PKBM Sesuai Aturan

Jadi Dinas Pendidikan hanya mengusulkan, anggaran pusat masuk daerah kemudian masuk ke (Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah) BPKAD dan langsung disalurkan ke lembaga yang sudah lolos verifikasi, ” Kata Uu, Jum’at (9/10)

Sebelum proses verifikasi, terang Uu ada tahapan proses yang harus dilengkapi bagi penerima dana hibah, diantaranya menyampaikan proposal usulan ke BPKAD. Setelah di verifikasi OPD, Surat rekomendasi masuk dalam RPKAD, KUA PPAS, RAPBD TA 2019, APBD TA 2019 dan SK penerima hibah.

“Uu menjelaskan pengusulan berdasarkan data Sistem Informasi Dana Alokasi Khusus (SIMDAK) Kemendikbud, anggaran tersebut merupakan anggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ” imbuhnya

Berdasarkan SK awal nomor : 460/kep.89- BPKAD/II/2019 telah ditetapkan pagu sebesar RP. 28.774.670. Kemudian terdapat perubahan SK Walikota Bekasi Nomor 460/kep.472-BPKAD/XI/2019 menjadi Rp 25.019.150.000. Dari jumlah tersebut telah dicairkan ke lembaga terverifikasi sebesar  23.576.564.000

“Ada sisa anggaran sebesar Rp 1.442.586 yang ada di Rekening Umum Kas Daerah (RUKD) karena memang ada lembaga yang tidak bisa mencairkan dokumennya karena tidak lengkap,  tidak memenuhi syarat dan  tidak bisa menerima dana tersebut karena telat, ” tuturnya

Lebih lanjut Uu  menjelaskan proses pencairan dana hibah dilakukan sebanyak dua tahap. Dana hibah Rp 9.908.400.000 telah disalurkan kepada 789 lembaga pada tahap pertama. Sedangkan pada tahap kedua sebanyak Rp 9.961.940 telah disalurkan kepada 757 lembaga.

“Kesemua lembaga penerima bantuan hibah dan besarannya dapat di akses ke publik secara lengkap, Dinas Pendidikan berusaha untuk mengedepankan transparansi dan keterbukaan,” tukasnya

Sebagai informasi Peraturan Menteri Pendidikan Republik Indonesia Nomor : 4 tahun 2019 mengatur tentang petunjuk teknis penggunaan Dana Alokasi Khusus Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Pendidikan Republik Indonesia Nomor: 7 tahun 2019 tentang petunjuk teknis penggunaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan.(sgr)

Pos terkait