Zona Merah di Jabar Menyisakan Tiga Daerah

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ketika menggelar jumpa pers penetapan status PSBB

KanalBekasi.com – Sejumlah wilayah di Jawa Barat yang masuk dalam kategori Zona Merah (Risiko Tinggi) saat ini mengalami penurunan. Berdasarkan catatan, pekan ini terdapat tiga Zona Merah, yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Kuningan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau disapa Emil mengatakan,  kasus-kasus dan angka yang dilaporkan jauh lebih baik dari sebelumnya, dimana untuk pertama kalinya di Jawa Barat hanya ada tiga wilayah Zona Merah.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Warna Zona Penyebaran Covid-19 di Jabar Ikuti Gugus Tugas Pusat

“Dari data periode 5-10 Oktober 2020, jumlah Zona Merah di Jawa Barat mengalami penurunan dari 5 menjadi 3, yaitu Kab. Karawang, Kab. Bekasi dan Kab. Kuningan,” ucap Gubernur, 

Menurut Gubernur yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, dalam dua pekan terakhir, jumlah kasus harian Covid-19 di Jawa  Barat masih fluktuatif berkisar di angka 500 kasus, dengan angka terendah pada 4 dan 10 Oktober 2020 (Minggu dan Sabtu) masing-masing yaitu 248 kasus dan 268 kasus.

“Penyebaran kasus di Kab. Karawang terjadi di klaster industri dan rumah tangga, sementara penyebaran Kabupaten Kuningan terjadi di klaster pesantren,” katanya.

Gubernur menyatakan, untuk di wilayah Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) saat ini hanya menyisakan satu Zona Merah, yaitu di Kabupaten Bekasi serta tidak ada lagi Zona Merah di kawasan Bandung Raya dalam pekan ini.

“Saya bergembira Zona Merah semakin sedikit. Contohnya di wilayah Bandung Raya, yang tadinya (Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) Zona Merah kini sudah jadi Zona Oranye (Risiko Sedang),” kata Emil.

Terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di DKI Jakarta, Emil menegaskan bahwa wilayah Bodebek di Jabar akan menyesuaikan kebijakan dengan ibu kota.

“Jika ada perubahan di ibu kota, maka wilayah Bodebek akan langsung menyesuaikan,” imbuhnya

Emil menyatakan akan mengikuti kebijakan penerapan PSBB transisi DKI Jakarta yang dimulai 12 Oktober hingga 25 Oktober mendatang.

“Kota/kabupaten di Bodebek sedang kita koordinasikan. Seperti halnya komitmen yang sudah disampaikan sebelumnya jika ada perubahan kebijakan di Jakarta, maka Bodebek di Jawa Barat akan menyesuaikan,” ucap Emil.

Emil bahkan sempat memutuskan berkantor di Depok lantaran kasus covid-19 di wilayah tersebut terus meningkat.

Berdasarkan data 11 Oktober 2020, jumlah kasus positif covid-19 di Jawa Barat mencapai 27.031. Dari jumlah tersebut, 16.907 dinyatakan sembuh dan 530 meninggal dunia.(sgr)

 

Pos terkait