Pemerintah Saudi Karantina Tiga Jamaah Umroh Positif Covid-19 Asal RI

  • Whatsapp
(Ilustrasi) Jamaah haji Indonesia

KanalBekasi.com – Sebanyak tiga jamaah umrah Indonesia dinyatakan positif Covid-19. Akibat hal tersebut ketiganya diwajibkan menjalani karantina. Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan swab test oleh pemerintah Arab Saudi sebelum melaksanakan ibadah umrah.

“Mereka (tiga jamaah umrah Indonesia) sekarang lagi karantina tujuh hari di kamar hotel di Makkah,” ujar Konjen RI Jeddah Eko Hartono, Jum’at ( 6/11)

Terpisah, Konsul Haji di KJRI Jeddah, Endang Jumali memastikan tiga WNI yang dinyatakan positif sebelumnya tidak terdeksi terpapar virus corona sebelum berangkat.

Baca Juga: Pemerintah Saudi Batasi Usia Jamaah Haji dan Umroh Maksimum 50 Tahun

“Kemungkinan pada saat di Indonesia symptoms belum muncul, dan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Arab Saudi dalam penanganan kasus Covid-19 mereka melakukan test ulang,” tutur Endang.

“Tiga WNI juga tidak ada gejala sama sekali dan dalam kondisi baik,” tukas Endang.

Sebagai informasi, Arab Saudi mulai membuka diri untuk jamaah umrah internasional setelah berbulan-bulan tutup akibat Covid-19. Jamaah dari Indonesia dilaporkan sudah tiba.

Jamaah Indonesia adalah rombongan kedua yang tiba di King Abdul Aziz International Airport di Jeddah pada Minggu pukul 18.00. Sebelumnya, 38 jamaah dari Pakistan sudah tiba.

Sebelumnya telah terbit peraturan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 719 tahun 2020 yang mengatur persyaratan keberangkatan umroh dan haji diantaranya: 

 

Persyaratan Jemaah

 

  • sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi (18 – 50 Tahun);
  • Tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid (wajib memenuhi ketentuan Kemenkes RI 
  • Surat pernyataan tidak akan menuntut pihak lain atas risiko yang timbul akibat COVID-19;
  • Bukti bebas COVID-19 (dibuktikan dengan asli hasil PCR/SWAB test yang dikeluarkan rumah sakit atau laboratorium yang sudah terverifikasi Kemenkes dan berlaku 72 jam sejak pengambilan sampel hingga waktu keberangkatan atau sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi).

 

Protokol Kesehatan

 

  • Seluruh layanan kepada jemaah wajib mengikuti protokol kesehatan
  • Pelayanan kepada jemaah selama di dalam negeri mengikuti ketentuan protokol kesehatan yang ditetapkan Kemenkes.
  • Pelayanan kepada jemaah selama di Arab Saudi mengikuti ketentuan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
  • Protokol kesehatan selama di dalam pesawat terbang mengikuti ketentuan protokol kesehatan penerbangan yang berlaku.
  • PPIU bertanggung jawab terhadap pelaksanaan protokol kesehatan jemaah selama di tanah air, selama dalam perjalanan, dan selama di Arab Saudi demi pelindungan jemaah.

 

Karantina

 

  • PPIU bertanggung jawab melakukan karantina terhadap jemaah yang akan berangkat ke Arab Saudi dan setelah tiba dari Arab Saudi;
  • PPIU bertanggung jawab melakukan karantina terhadap jemaah setelah tiba di Arab Saudi sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi.
  • Karantina dilaksanakan dalam rangka proses pemeriksaan sampai dengan keluarnya hasil tes PCR/SWAB.
  • Selama jemaah berada dan meninggalkan tempat karantina mengikuti protokol kesehatan.
  • Jemaah wajib mengikuti protokol kesehatan yang diperuntukkan bagi pelaku perjalanan dari luar negeri.
  • Pelaksanaan karantina dapat menggunakan asrama haji atau hotel yang ditunjuk oleh Satgas COVID-19 Pusat dan Daerah.(sgr)

 

Pos terkait