Toro Tomongo: Peduli Pendidikan dan Pencetus USB 51 Bekasi

  • Whatsapp

KanalBekasi.com – Sebagai orangtua sering kali merasa sudah lepas tanggung jawab ketika anak di sekolah. Padahal, orangtua punya tanggung jawab yang sama, dalam memberikan pendidikan kepada anak. Sebab, pendidikan tak hanya dilakukan dilingkungan sekolah saja.

Dalam perbincangan dengan salah satu orangtua murid, Toro Tomongo mengaku sangat peduli terhadap kelangsungan peyelenggaraan dunia pendidikan khususnya di Kota Bekasi.

Menurut dia, hubungan sekolah dan orangtua tak bisa dipisahkan dalam hal penyelenggaraan pendidikan.

Meskipun menimba ilmu di sekolah negeri yang nota benenya gratis, Toro meyakini bahwa, kualitas pendidikan sekolah negeri tak kalah dengan sekolah swasta.

“Tiga anak saya, semuanya menimba ilmu di sekolah negeri yakni di SMPN 4 Bekasi, yang berlokasi di Jalan Komodo Raya, Perumnas I Bekasi. Kualitas pendidikan di sekolah negeri tidak kalah baik koq dengan sekolah swasta,” ungkap Toro Tomongo dalam perbincangan santai, Kamis (4/11).

Baca Juga: Dewan Pendidikan Ingatkan Guru dan Orang Tua Pantau Kegiatan Siswa

Menurut Toro, jika kualitas pendidkan sekolah negeri akan sejajar dengan sekolah swasta maka, sebagai orangtua kita harus memiliki kepedulian dan mau berperan aktif.

Diceritakannya, kala itu, SMPN 4 Bekasi ingin menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), pihak sekolah mengaku tidak memiliki perangkat pendukung yang cukup dan memadai. Bahkan, anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) tidak cukup untuk membeli jumlah perangkat komputer.

“Saya berinisiatif mengumpulkan perwakilan orangtua murid atau koordinator kelas (korlas). Saya mengajak para orangtua murid untuk membantu sekolah agar penyelenggaraan UNBK bisa dilaksanakan. Dalam rapat orangtua murid itu akhirnya disepakati, para orangtua murid bantu meminjamkan laptop selama pelaksanaan UNBK berlangsung. Bahkan, tidak sedikit orangtua yang berpartisipasi membelikan laptop untuk disumbangkan ke sekolah,” papar Toro.

Baca Juga: Dewan Pendidikan Kota Bekasi Sambangi SMPN 1, Ini yang Dibahas

Dijelaskan Toro, sejak anak pertamanya mengenyam pendidikan di SMPN 4 Bekasi, ia berusaha membantu sekolah. Upaya itu dilakukannya untuk memotivasi belajar murid pada umumnya. Partisipasi yang diberikan ke sekolah demi kenyamanan belajar anak didik diruang kelas, Ia memberikan bantuan sejumlah kipas angin dan Air Conditioner (AC).

“Ketiga anak saya sekolah di SMPN 4 Bekasi semua. Sebagai orangtua saya merasa punya tanggung jawab dalam hal memajukan pendidikan. Saya ingin anak-anak didik saat belajar dikelas merasa nyaman dan tidak kegerahan, sumbangan kipas angin dan AC disekolah untuk bisa menambah motivasi anak-anak lebih baik lagi belajar sehingga bisa berprestasi,” beber Toro.

Lebih jauh diceritakan Toro, animo masyarakat ingin menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri cukup tinggi. Hal itu terlihat dari setiap tahun ajaran baru, jumlah peserta didik baru di SMPN 4 Bekasi, sangat membludak.

Melihat fenomena tersebut, Toro mulai berpikir untuk memberikan solusi demi mengakomodir harapan warga sekitar yang ingin menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri.

Akhirnya, pada tahun 2018, Toro Tomongo berinsiatif mencetuskan Unit Sekolah Baru (USB) yakni SMP 51 Bekasi di Jalan Veteran Dalam, Marga Jaya, Bekasi Selatan.

Penentuan lokasi USB SMP 51 Bekasi di Kelurahan Marga Jaya, karena di wilayah tersebut, belum ada satupun sekolah menengah pertama negeri. Sedangkan, di wilayah pusat kota bekasi itu, terdapat banyak instansi.

“Animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri cukup tinggi. Saya juga melihat diwilayah Margajaya, belum ada satupun SMP negeri. Padahal diwilayah itu ada kantor Polres, Kantor Kejaksaan Negeri, Kantor Pengadilan Negeri, ada juga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan kantor lainnya. Akhirnya, saya coba komunikasi dan berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat dan pemerintah setempat agar bisa dibuka USB 51 Bekasi di wilayah Marga Jaya. Saya bersyukur akhirnya bisa dibuka USB 51 Bekasi dan warga sekitar sekarang anaknya sudah banyak yang diterima di sekolah negeri tersebut,” ungkap Toro.

Dia menambahkan, kepedulian saya terhadap dunia pendidikan telah dilakukan jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Dewan Pengawas di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Bekasi.

“Jauh sebelum saya menjabat sebagai dewan pengawas di PDAM atau menjadi pengurus dewan pendidikan, saya sudah banyak membantu dunia pendidikan koq. Kita harus punya kepedulian untuk bisa membantu dunia pendidikan,” tutup Toro.(sgr)

 

Pos terkait