Ibu Korban Begal Sadis Mengamuk Pukuli Geng “Akatsuki 2018” Pakai Botol

  • Whatsapp

KanalBekasi.com – Ibu korban pembegalan, Putri Savitri (34) begitu emosional ketika bertemu pelaku pembunuhan anaknya APP (16). Ketujuh pelaku menamakan dirinya geng motor “Akatsuki 2018”

Sesaat setelah menggelar jumpa pers di Mapolres Bekasi Kota, para pelaku yang digiring kembali ke mobil tahanan sempat dipukul dengan botol oleh Putri.

Bacaan Lainnya

“Nyawa harus dibayar nyawa, tidak ada maaf untuk para pelaku, ” Kata Putri, Selasa (29/12)

Putri juga memastikan tidak akan ada permohonan maaf, damai atau kekeluargaan. Dia meminta para pelaku dihukum seberat-beratnya karena telah membunuh anaknya.

Baca Juga: Geng Akatsuki, Begal Sadis di Bekasi Utara Terancam Hukuman Mati

Menurutnya tindakan para pelaku sungguh keji, karena hanya untuk mendapatkan sepeda motor mereka harus menghabisi nyawa anaknya.

“Kalau mau ambil motornya saja, anak saya jangan dibunuh, ” Imbuhnya

Ia mengenal anaknya sebagai putra yang penurut dan tidak pernah berbuat jahat pada orang lain.

“Saya tahu siangnya, polisi datang bawa handphone anak saya. Memang saya suruh pulang malamnya setelah main dari rumah temannya. Tapi enggak sampai-sampai ke rumah,” tutur Putri.

Sebelumnya, APP tewas meregang nyawa setelah menjadi korban pembegalan oleh Geng Akatsuki di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, Senin (21/12) lalu.

Ia mengalami luka sobek di bagian dada setelah mencoba melawan saat 8 orang pelaku menghentikan laju kendaraannya sekira pukul 01.30 WIB.

Polsek Bekasi Utara dibantu Polres Metro Bekasi Kota berhasil menangkap ketujuh pelaku yang sempat viral di media sosial. Sementara satu pelaku lainnya masih buron.

Ketujuh pelaku tersebut diantaranya NF alias Belo (25), AMM (17), AWS (17), MA alias Batak (18), MNF (25), ADP (17) dan AML alias Kuple (18).

Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, ancamannya pidana mati, seumur hidup dan penjara maksimal 20 tahun.(sgr)

Pos terkait