Isu Menarik dan Rasional Diyakini Mampu Ungguli  Incumbent  

Senin, 5 Maret 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/net

Ilustrasi/net

KanalBekasi.com – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 mendatang, berbagai langkah strategi dipersiapkan oleh masing-masing tim pemenangan calon kepala daerah, melalui penyebaran isu disejumlah sosial media maupun pemasangan perangkat kampanye yang terus dilakukan secara masif.

Pakar Komunikasi Digital, Anthony Leong dalam sebuah rilisnya menyatakan, apabila menggunakan strategi biasa maka, dipastikan incumbent akan melenggang sebagai pemenang.

Sebab, keuntungan yang dimiliki calon petahana sangat besar yakni dengan jaringan media serta satuan perangkat kerja yang secara otamatis telah dikuasai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semisal, di Pilkada Kota Bekasi yang salah satu pesertanya adalah  calon incumbent dengan diusung gabungan Partai Politik (Parpol).

Hal ini tentu tidak mudah diungguli oleh Pasangan Calon (Paslon) lain. Apalagi, jika elektabilitas paslon lain tersebut dinilai rendah.

Karena, gabungan Parpol tersebut, dapat menjadi keunggulan bagi petahana Wali Kota Bekasi untuk mendulang suara.

Mantan tim sukses Anies-Sandi ini mengungkapkan, ada strategi lain yang dapat menumbangkan petahana karena telah menguasai hampir semua lini tersebut.

Ia mengungkapkan, strategi pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, pada 15 Februari dan 19 April 2017 lalu, yang digunakan oleh pasangan Anies-Sandi dengan cara melakukan pendekatan yang menarik dan rasional.

“Pendekatan rasional idealnya didukung oleh fakta, data akurat dan relevan, menghadirkan solusi, serta mampu mengedukasi publik,” kata Anthony yang juga Koordinator INSIDER (Anies-Sandi Digital Volunteer)

Hal sama juga pernah dilakukan Jokowi ketika mengalahkan petahana gubernur DKI Fauzi bowo pada Pilgub DKI 2012 lalu.
Dalam sebuah forum Markplus Converence di Hotel Ritz Carlton Jokowi bercerita tentang strategi politiknya menang dalam Pilkada DKI tersebut.

Saya menggunakan teori Potisioning, personal branding dan promosi. Strategi ini membalikkan semua analisa Lembaga survey yang hampir seluruhnya memenangkan Fauzi Bowo.

“Ketika kandidat lain mengundang warga, saya mendatangi warga,” pungkasnya.

Senada dikatakan salah seorang tim sukses dari paslon tertentu, Virdian Hamzah, yang juga menyebut apabila melawan incumbent tidak bisa dengan menggunakan strategi biasa.

“Karena incumbent sudah secara alamiah dibekali instrumen kampanye hitam untuk menghadang lawan politiknya.

Incumbent bisa menggerakkan perangkat dan jalur institusi di bawahnya untuk membuat kampanye terselubung.

Incumbent bisa dengan mudah mengeruk uang APBD untuk dialokasikan pada upaya pencitraannya. Incumbent bisa mengendalikan KPU setempat untuk mengubah dan memanipulasi DPT (daftar pemilih tetap).

Virdian menyebut kelebihan itu sudah menjadi keuntungan seorang calon incumbent.

“Melihat seperangkat bekal kompetisi incumbent yang demikian besar apakah anda akan bermain ‘polos-polos’ saja? ah…Jelas tidak,” tambah dia.(sgr)

Berita Terkait

Peringati HUT Megawati, Tri Adhianto Dukung Kepedulian Lingkungan dan Gerak Cepat Tangani Banjir
Komisi II DPRD Kota Bekasi Laksanakan Kunjungan Kerja ke Wisata Air Kalimalang
Dewan Syahrir Sapa Warga Tambun Selatan, Bicara Penguatan Koperasi Desa Merah Putih
Dewan Rudy Soroti Lemahnya Penegakan Perda di Kota Bekasi
Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Dukung Kemajuan UMKM
Ketua DPRD Sebut Realisasi Pembangunan Infrastruktur dan PAD Masih Rendah
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang Baru, Fokus Bahas Nota Keuangan dan Raperda APBD 2026
Bambang Purwanto Serap Aspirasi Warga Margahayu, Dorong Legislasi PJU, Pendidikan, dan Infrastruktur

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:05 WIB

Peringati HUT Megawati, Tri Adhianto Dukung Kepedulian Lingkungan dan Gerak Cepat Tangani Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:22 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Laksanakan Kunjungan Kerja ke Wisata Air Kalimalang

Minggu, 14 Desember 2025 - 00:15 WIB

Dewan Syahrir Sapa Warga Tambun Selatan, Bicara Penguatan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 15 November 2025 - 12:34 WIB

Dewan Rudy Soroti Lemahnya Penegakan Perda di Kota Bekasi

Kamis, 13 November 2025 - 12:55 WIB

Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Dukung Kemajuan UMKM

Berita Terbaru

BPJS harus menyikapi persoalan hutangnya ke Rumah sakit

HEADLINE

Pasien BPJS PBI Tidak Boleh Ditolak Saat Jalani Cuci Darah

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:20 WIB