Sekolah Citra Anak Bangsa Dilarang Beroperasi, Ini Penjelasan Kadisdik

  • Whatsapp
Kadisdik, Ali Fauzie, didampingi Kabid Dikdas, Uu Saiful Mikdar, ketika mengunjungi sekolah swasta Citra Anak Bangsa di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi

KanalBekasi.com – Menyikapi informasi simpang siur di media sosial terkait larangan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Yayasan Pendidikan Citra Anak Bangsa, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie angkat bicara. Menurutnya, sekolah swasta Citra Anak Bangsa yang berada di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, sampai saat ini, belum mendapat persetujuan dari warga Rt 011, Rw 001.

Ijin lingkungan dari warga sekitar tersebut, merupakan syarat awal ketika ingin mendirikan bangunan sekolah.

Bacaan Lainnya

Dinas Pendidikan sebelumnya, telah melayangkan surat kepada pihak yayasan, agar tidak menerima peserta didik baru pada tahun ajaran baru 2018-2019, serta melaksanakan KBM, sebelum pihak yayasan mengurus seluruh perijinannya.

“Kami sudah memberikan surat kepada pihak yayasan pendidikan Citra Anak Bangsa, untuk tidak melakukan aktifitas kegiatan belajar mengajar dan menerima siswa pada tahun ajaran baru ini,” ungkap Ali.

Namun, bila pihak yayasan telah memenuhi persyaratan mendirikan bangunan sekolah yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, maka Dinas Pendidikan lanjut Ali, akan mengeluarkan ijin operasionalnya.

“Aturannya itu berdasarkan, Permendikbud nomor: 36 tahun 2014, tentang pedoman pendirian, perubahan, dan penutupan satuan pendidikan dasar dan menengah dan Peraturan Wali Kota Bekasi nomor: 69 tahun 2017, tentang pedoman pendirian satuan pendidikan jenjang sekolah, pendidikan non formal dan pendidikan anak usia dini,” paparnya.

Lebih jauh diungkapkan Ali Fauzie, pihak yayasan pendidikan Citra Anak Bangsa, sampai saat ini belum memperpanjang akreditasinya sejak Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dilaksanakan diwilayah Kecamatan Bekasi Barat, pada tahun 2016 lalu. Sedangkan, ketentuan masa berlaku bagi akreditasi yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/N), adalah 5 tahun sekali.

“Kalau informasi yang beredar sekarang ini kan, bahwa sekolah itu Akreditasinya A. Memang benar, tetapi itu ketika sekolah Citra Anak Bangsa melaksanakan KBM waktu di Kecamtan Bekasi Barat. Nah sekarang sudah habis dan mereka belum memperpanjang lagi,” ungkap Ali.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 59 tahun 2012 (pasal 1 ayat 2) Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

“Saat ini sekolah tersebut masih menggunakan rumah. Dan ruang belajarnya juga terdiri dari kamar-kamar. Sekolah itu dari tingkat SD dan SMP. Untuk tingkat SMP muridnya hanya sembilan orang saja di kelas 3. Sedangkan, kelas 1 dan 2 SMP tidak ada muridnya. Karena itu kami mohon agar tidak menerima siswa baru dulu pada tahun ajaran 2018 ini,” tandas Ali.(boy/adv)

Pos terkait