Choiruman: kebijakan Zona Hijau dan Merah harus Dijelaskan Secara Transparan

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman Joewono Putro

KanalBekasi.com – Penetapan zona wilayah penyebaran Covid-19 oleh Pemkot Bekasi menjadi sorotan anggota dewan. Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman Joewono Putro menuturkan perubahan data wilayah di zona hijau Covid-19 yang dipublikasikan oleh Pemerintah Kota Bekasi nantinya harus mengacu berdasarkan transparansi.

“Itulah yang kita inginkan, transparansi. Dasar kebijakannya apa, perubahan itu karena apa? Itu harus bisa dijelaskan. Masalah perubahan itu tanggungjawabnya sangat sulit untuk dipahami masyarakat,” katanya Selasa (19/5).

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Sholat Ied di Bekasi: Warga Zona Merah Dilarang Datangi Zona Hijau

Choiruman mencontohkan  Kelurahan Teluk Pucung  yang terdapat pasien positif Covid-19 tetapi dengan cepat ditetapkan sebagai zona hijau oleh Pemerintah Kota Bekasi.

“Harusnya tidak tiba-tiba Teluk Pucung menjadi zona hijau, kan  Itu yang harus menjadi perhatian kita,” jelas dia.

Maka dari itu, ia meminta Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi supaya mempertimbangkan apa dasar pada kebijakan dikeluarkannya wilayah-wilayah yang sudah memasuki zona hijau maupun zona merah.

“Kita tidak menampik adanya kemungkinan perubahan tapi ya itu yang harus disiapkan oleh Wali Kota, Dasar kebijakannya apa, perubahan itu karena apa? Itu harus bisa dijelaskan,” papar dia menambahkan.

Dirinya pun mengungkapkan, seharusnya masyarakat Kota Bekasi lebih dapat diberikan penjelasan dan edukasi lebih dalam terkait hal ini agar tidak menimbulkan ketidak tahuan masyarakat di tengah wilayah pandemi zona hijau atau merah, sehingga nantinya dapat berkemungkinannya bisa melaksanakan shalat Idul Fitri berjemaah di masjid.(adv/sgr)

 

 

Pos terkait