Anggaran Meubelair Disdik Kota Bekasi Rp 30 Miliar Dinilai Tidak Rasional

  • Whatsapp
Foto: Koalisi Mahasiswa Kritis (KMK) Kota Bekasi, menggelar unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Jalan Lapangan Bekasi Tengah, Margahayu, Bekasi Timur, Kamis (22/4).

KanalBekasi.com – Koalisi Mahasiswa Kritis (KMK) Kota Bekasi, menggelar unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Jalan Lapangan Bekasi Tengah, Margahayu, Bekasi Timur, Kamis (22/4).

Dalam aspirasinya, pengunjuk rasa meminta Dinas Pendidkan (Disdik) Kota Bekasi, tidak menyerap anggaran pengadaan meubelair tahun 2021 sebesar Rp 30 miliar, yang dinilai tidak rasional.

Bacaan Lainnya

“Kami atas nama Koalisi Mahasiswa Kritis Kota Bekasi menggelar aksi di depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, kali ini kami mengkritisi beberapa kebijakan yang menurut kami tidak rasional,” ungkap Korlap Aksi, Putra Khomaeni kepada media.

Dijelaskan Putra, aksi unjuk rasa ini dilakukan lantaran, pihaknya melihat tak ada data yang disajikan disdik terhadap kebutuhan mebeleir di masing-masing sekolah.

Disdik Jabar Gabungkan Pembelajaran Tatap Muka dan Daring

“Sangat disayangkan. Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, Dinas Pendidikan Kota Bekasi menggelontorkan dana untuk mebeleir Rp 30 miliar, ini tidak rasional dan seperti ‘Angka Togel’, tiba-tiba muncul gitu aja,” ujar dia.

Seperti data yang didapat dari Buku Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Daerah Pemerintah Kota Bekasi Tahun Anggaran 2020 menyebutkan, pengadaan meubelair SMP sebanyak 6360 unit, dianggarkan Rp 10 miliar dan terealisasi Rp 9,8 miliar. Pengadaan meubelair SD sebanyak 9,520 unit, dianggarkan Rp 15 miliar dan terealisasi Rp 14,6 miliar.

Dalam aksinya pengunjuk rasa sempat melakukan teatrikal pocong, dan membawa spanduk bertuliskan “Gagalkan Pengadaan Meubelair”.

Aksi unjuk rasa berlangsung kondusif dengan pengawalan dari Satpol PP dan Polres Metro Bekasi Kota.

Para pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri, setelah tidak ada perwakilan Dinas Pendidikan yang dapat ditemui karena sedang rapat diluar kantor.(red)

 

Pos terkait