Tujuh Titik Masuk Kabupaten Bogor Disekat

  • Whatsapp
Pemkot Bekasi terus melakukan sosialisasi penerapan PSBB

KanalBekasi.com – Tujuh titik masuk wilayah Bogor disekat oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 504 personil gabungan berjaga di tujuh titik penyekatan jalur terkait larangan mudik. Nantinya, penjagaan ini mulai efektif dilaksanakan pada 22 April mendatang.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Update Covid-19 di Jabar: Depok Terbanyak, Tujuh Daerah Zona Orange

“Rencananya, personil yang akan dilibatkan itu sebanyak 504 orang. Terdiri dari Polri 210 orang, TNI 42 personil, Dishub 105 orang, Satpol PP 105 orang, dan 42 sisanya dari Dinas Kesehatan,” terang Kapolres Bogor, AKBP Harun, Minggu (25/4)

Harun menjelaskan, para personil nantinya akan berjaga nonstop di titik penyekatan yang telah ditetapkan. Masing-masing akan dikawal oleh tiga regu personil untuk memaksimalkan penjagaan penyekatan jalur.

Sementara itu, untuk tujuh titik penyekatan ini antara lain, Puncak Bogor, Cariu, Cigombong, Cibinong, Cileungsi, Parung, serta Jasinga.

Di kesempatan berbeda, sebelumnya Bupati Bogor, Ade Yasin menuturkan, warga yang berada di luar daerah Jabodetabek tidak akan diperkenankan masuk ke wilayah Bogor meskipun membawa surat rapid test antigen.

“Dari luar Jabodetabek ya, tidak akan boleh masuk (ke Bogor, red). Meskipun sudah membawa surat rapid antigen. Karena kita melihat adanya indikasi mudik, yang sebenarnya sudah dilarang pemerintah pusat,” jelas Ade Yasin menutup pembicaraan.

Sebagai informasi kasus penularan COVID-19 di Kabupaten Bogor sejak Februari terbilang masih tinggi. Dalam sehari terdapat tambahan lebih dari 90 pasien baru.

Di samping itu, kini peta sebaran COVID-19 di tingkat kecamatan juga didominasi dengan zona merah penularan COVID-19. Dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, 33 kecamatan berstatus zona merah, lima kecamatan zona oranye, dan hanya dua yang berstatus zona hijau.(sgr)

Pos terkait