Agenda Reses Adhika Dirgantara Diisi Pelatihan Usaha dengan Tema “Muda Ngomzet Besar”

  • Whatsapp
Politikus PKS Andhika Dirgantara saat menggelar reses

KanalBekasi.com – Anggota Komisi III, DPRD Kota Bekasi Adhika Dirgantara menggelar silaturahmi dan halal bihalal dengan mengusung  tema “Muda Ngomzet Besar”. Agenda yang digelar bersama Karang Taruna Pekayon Jaya, diselenggarakan di Maharani Café Galaksi.

Kegiatan ini dihadiri dengan peserta terbatas, diselenggarakan di luar ruangan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Salah seorang pemateri adalah seeorang pebisnis muda bernama Wahyu Setiadi, Shopee Elite Seller, yang berbisnis berbagai macam produk kecantikan.

Wahyu yang mengawali bisnisnya dari nol tersebut saat ini memiliki omset ratusan juta rupiah dan hanya fokus menjalani bisnis bersama dengan istrinya.

Baca Juga: Dewan Minta Bansos Kota Bekasi Disamakan dengan Jawa Barat

“Bagi teman-teman yang ingin berbisnis saya menyarankan agar jangan buru-buru resign, pertimbangkan dan persiapkan modal sebaik mungkin yang terpenting tak perlu tergesa gesa,” ujar Pebisnis online yang tinggal di Pekayon ini, Sabtu (15/5)

Ia pun menjelaskan beberapa karakter marketplace yang digunakan untuk berbisnis, menjalankan iklan di marketplace, serta bagaimana agar bisa tampil di barisan atas iklan dengan membuat kata kuncinya.

Seorang peserta bernama Ahmad bertanya, bagaimana caranya mengawali bisnis tanpa modal, karena masih pemula dan belum memiliki latar belakang bisnis sedikit pun.

Wahyu pun kemblai menjelaskan, “Kalau usaha tanpa modal bisa dengan sistem dropship dan sebagainya. Tetapi harus izin dan mendapatkan kepercayaan, kita tak mungkin usaha di awal langsung untung jadi bertahanlah dan mulai dahulu.”.

“Manfaatin media sosial jangan lupa, terlebih jika usaha kuliner bisa usaha dengan sistem PO, hal tersebut sangat bisa di andalkan untuk memulai usaha tanpa modal,” terang Wahyu.

“Buat teman-teman yang bisnis atau usaha kuliner daftarkan aplikasi online kuliner karena semuanya pasti akan membuat kita semakin besar dan membuka peluang tentunya,” tambahnya.

Adhika dirgantara pun menyapa seorang tamu yang hadir dan diundang dalam kesempatan tersebut Bang Jupri, seorang pengusaha hewan ternak yang assetnya sudah mencapai puluhan miliar.

Bang Jupri menjelaskan, “Usaha tanpa modal ada, modal utama adalah kemauan dan kepercayaan. Mungkin tak semua orang punya uang, tapi kalau kepercayaan, keyakinan hati pasti ada, tunjukan sebagai anak muda kita punya hati dan keyakinan yang Tuhan mau. Dengan itu tentu seseorang pasti akan bisa memulai bisnis, karena di awal saya juga menjalani bisnis tak memiliki modal sedikit pun, hanya bermodal kepercayaan dari pemilik hewan qurban yang saya jualkan beberapa ekor saja.”.

Adhika Dirgantara pun menambahkan, “Yang terpenting jangan memikirkan besaran untuk dulu, untung sedikit jalani saja dulu, yang penting punya kemauan kuat.”.

Di sesi tanya jawab, Wakil Ketua 1 Karang Taruna Pekayon Jaya menyampaikan, Abu Husein namanya, “Bang Adhika apakah di Pemerintahan Kota Bekasi ada bantuan untuk para anak muda yang menjalankan usaha, padahal udah ngajuin dengan berbagai caranya tapi ga bisa, mau a b c tetep ge ora bisa,” ujarnya dengan logat Bekasi asli.

Anggota Komisi III itu menjawab, “Masalah pelatihan saya mendorong UMKM untuk melakukan seminar seminimalnya yang telah terdaftar sebanyak 40% diadakan pelatihan.”.

“Saya ingin mengajak dan menantang bagi para anak muda dibawah 30 tahun kebawah untuk kita bisa bersama hingga sukses, saya ingin membuktikan bagi yang serius pasti ada hasilnya,” tambah Adhika.

“Saya ini sering dicemooh ditantangin bahwa anak anak karang taruna, sulit di ajak usaha. Tunjukan keseriusannya ya teman-teman, kita semua bisa menghasilkan kader-kader karang taruna yang bisa sukses,” ajak Adhika.

Di akhir acara Adhika mengajak para pemuda untuk yang ingin ikut dibina menjadi para pengusaha muda akan dihadirkan mentor pelaku bisnis yang sudah sukses dan dilatih, dicoach agar bisa meraih kesuksesan juga. (Adv)

Pos terkait