Pasien Covid-19 Tak Perlu Tes PCR Setelah 10 Hari Isoman

  • Whatsapp
(Ilustrasi) Pemkot Bekasi gelar test swab massal

KanalBekasi.com – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menjawab kebingungan di masyarakat terkait perlu tidaknya melakukan tes PCR pasca melakukan isolasi mandiri (Isoman) selama 10 hari.

Wiku menjelaskan tidak ada yang salah dan benar tentang kewajiban melakukan tes Antigen atau PCR setelah melakukan isoman, karena sumber dayanya terbatas.

Bacaan Lainnya

“Jawabannya kalau kita ditanya itu pasti pengennya dites ya supaya pasti bahwa kita betul-betul bebas. Ya kalau anggarannya cukup, ya kalau kita punya uang sendiri, ya kalau sistemnya memungkinkan untuk itu,” ungkap Wiku secara virtual, Senin (26/7)

Wiku meminta agar masyarakat tidak memperdebatkan tes PCR. Menurut dia, selama masa inkubasinya sudah lewat dan tidak ada gejala paling tidak tiga hari setelah 10 hari isoman itu dipastikan sudah aman. Jadi tidak perlu melakukan tes lagi untuk memastikan.

“Karena aturannya WHO dan apa yang dilakukan di Indonesia mungkin bisa saja apa berubah suatu saat atau belum tentu itu sempurna dijalankan di lapangan, jadi jangan frustasi di situ,” jelasnya.

Lebih lanjut Wiku mengatakan, dalam menanggulangi pandemi Covid-19 harus bersifat taktis. Artinya, harus menyelamatkan sumber daya sebanyak mungkin agar penanganan dapat berjalan terus.

“Jadi intinya nggak bisa kita menggarami laut jadi harus betul-betul perilakunya dijaga, testingnya selektif kalau sampai sumber daya terbatas, maka pilihannya adalah yang dites adalah orang yang bergejala,” tukasnya.(sgr)

Pos terkait