PPKM Diperpanjang Hingga 6 September, Mal Buka Hingga Jam 9 Malam

  • Whatsapp
Menko Maririm dan Investasi Luhut Binsar panjaitan dalam siaran persnya

KanalBekasi.com – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali resmi diperpanjang selama sepekan sejak 31 Agustus hingga 6 September. Presiden Jokowi juga menyampaikan adanya kenaikan jumlah daerah dengan status level 2. Sebelumnya, daerah berstatus level 2 terdiri dari 10 kabupaten/kota.

Wilayah Aglomerasi DIY dan Bali Bertahan di Level 4 Berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 38 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali,

Bacaan Lainnya

Berkenaan dengan pengumuman  tersebut sejumlah penyesuaian berkenaan operasional pusat perbelanjaan seiring dengan kembali diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai dengan 6 September 2021.

Hal pertama, penyesuaian kapasitas dine in (makan di tempat) di dalam mal menjadi 50 persen dan waktu jam operasional mal diperpanjang menjadi hingga pukul 21.00 WIB.

Selanjutnya, adanya uji coba 1.000 gerai restoran di luar mal dan yang berada di ruang tertutup untuk bisa beroperasi dengan 25 persen kapasitas di Kota Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Semarang.

Walaupun PPKM diperpanjang, pemerintah memutuskan sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Bali mengalami penurunan level.

“Kuncinya adalah ojo grusa-grusu , tetep eling lan waspada (jangan buru-buru, tetap ingat dan waspada) karena angka positif bisa tiba-tiba naik lagi seperti yang terjadi di berbagai negara lainnya,” terang Menko Marves Luhut B Pandjaitan, melansir dari siaran pers resminya, Selasa (31/8)

“Karena munculnya berbagai kegiatan yang mengumpulkan masyarakat dalam jumlah besar akan memincu Covid-19,” katanya lagi.

Luhut melanjutkan, sektor publik seperti perdagangan, transportasi, pariwisata, kantor atau pabrik, pendidikan, serta keagamaan secara bertahap akan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi ini sebagai bagian dari upaya pelacakan pemerintah.

Seperti, dengan melakukan uji coba di beberapa sektor publik dengan menggunakan platform Peduli Lindungi sebagai upaya serius melakukan pelacakan.

Per 29 Agustus 2021, total masyarakat yang melakukan skrining dengan menggunakan Peduli Lindungi di beberapa sektor publik seperti pusat perbelanjaan, industri, olahraga, dan lainnya telah mencapai 13,6 juta orang.

Dari total 13,6 juta orang tersebut, ada 462.000 orang yang masuk kategori merah sehingga tidak diperkenankan masuk atau melakukan aktivitas oleh sistem.

“Minggu ini, pemerintah melakukan penambahan fitur kategori warna hitam untuk orang yang teridentifikasi positif Covid-19 atau kontak erat sehingga kita bisa lebih cepat dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran kasus,” paparnya.

“Jika orang-orang ini masih memaksa melakukan aktivitas di ruang publik, maka mereka akan langsung dievakuasi untuk isolasi atau karantina,” tutup Luhut.

Sebagai informasi saat ini jumlah daerah berstatus level 2 naik menjadi 27 kabupaten/kota. Dikutip Inmendagri, berikut 27 kabupaten/kota di empat provinsi berstatus level 2.

Banten: Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Jawa Barat: Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut.

Jawa Tengah: Kabupaten Rembang, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Batang, Kabupaten Demak.

Jawa Timur: Kabupaten Tuban, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pamekasan, Kota Pasuruan.

Pos terkait