Polisi Tangkap Petinggi Ormas Khilafatul Muslimin di Bekasi

Konvoi motor kelompok Khilafatul Muslimin

KanalBekasi.comKepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan Penyidik DitreskrimumPolda Metro Jaya telah  menangkap dua orang terkait Khilafatul Muslimin di Medan, Sumatera Utara, dan Bekasi, Jawa Barat

“Keduanya disinyalir sebagai petinggi ormas Khilafatul Muslimin yang berperan sentral dalam pergerakan dan penyebaran ideologi organisasi,” kata Zulpan, Selasa (14/6).

Zulpan  mengatakan higga saat ini, kepolisian telah meringkus lima orang tersangka terkait gerakan Khilafatul Muslimin. Para tersangka berinisial AQHB, AA, IN, FA, dan SU.

Bacaan Lainnya
Kepolisian juga menggeledah kantor Khilafatul Muslimin. Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan uang tunai Rp2,4 miliar serta buku-buku yang disebutnya bertema ideologi khilafah.

“Saat ini, semua barang bukti sedang diinvetarisir dan telah dilakukan penyitaan. Nanti pada saatnya akan kita ekspos ke publik,” ucap Zulpan.

Sebelumnya Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar., angkat bicara terkait viralnya konvoi motor kelompok Khilafatul Muslimin dengan atribut khilafah.

“Bagi masyarakat atau siapa pun yang bergabung dalam kelompok itu bahwa kelompok tersebut memiliki sejarah panjang keterkaitan dengan berbagai teror dan radikal,” jelasAswin, Kamis, (2/6) lalu

Secara histori, Kabagbanops Detasemen Khusus (Densus) 88 menjelaskan bahwa kelompok Khilafatul Muslimin punya keterkaitan dengan berbagai peristiwa teror di Indonesia. Pemimpin kelompok tersebut Abdul Qodir Baraja sebelumnya juga ditangkap Densus 88 karena peristiwa teror. Selain itu Abdul Qodir Baraja juga pernah bergabung dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).

“Kalau kami lihat dari pendiri kelompok ini atau gerakan ini, dekat sekali dengan kelompok-kelompok radikal, seperti NII,” terang Aswin. (sgr)

Pos terkait