Aparat Gabungan Sidak Peredaran Obat Sirop di Apotek

  • Whatsapp

KanalBekasi.com – Dinas Kesehatan Kota Bekasi  menggandeng pihak Polrestro Bekasi Kota melakukan  sidak ke berbagai apotek.

Pemkot Bekasi memberikan perhatian serius terhadap peredaran obat sirop yang dilarang Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain itu, dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terhadap 5 obat sirop yang mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman. Terbaru, dari 102 obat yang diteliti BPOM, sebanyak 23 obat dinyatakan aman dan bisa digunakan kembali.

Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki mengatakan Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Ikatan Apoteker Indonesia Kota Bekasi mengingatkan apotek-apotek, terutama antisipasi peredaran obat sirup anak-anak yang menggunakan bahan melebihi ambang batas.

“Petugas sudah melakukan pengecekan terhadap ribuan obat di apotek untuk memastikan tidak ada produk yang dilarang BPOM dijual kepada masyarakat, ” tutur Hengky, Senin (22/10)

Hengky mengatakan Surat imbauan dari Kemenkes juga telah diteruskan Dinkes Kota Bekasi kepada apotek untuk tidak diedarkan

Sementara itu Subkoordinator Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinkes Kota Bekasi, A Rudi Hartono, menambahkan, petugas telah mengeluarkan surat edaran ke apotek dan toko obat terhadap obat sirop yang dilarang maupun yang sudah diperbolehkan dijual kembali.

“Kita sudah melakukan imbauan kepada masyarakat dan sarana kefarmasian masyarakat tentang peredaran obat sirup,” ungkap Rudi Hartono.

Ke depan, kata dia, mudah-mudahan hasil uji laboratorium akan bertambah, supaya memberikan kenyamanan kepada tenaga kesehatan masyarakat ataupun apotek dan toko obat.(sgr)

Pos terkait