Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan di Tujuh Mayat Remaja

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalBekasi.com – Polda Metro Jaya mengungkap penyebab kematian tujuh remaja yang ditemukan di Kali Jatiasih, Kota Bekasi dikarenakan mereka melompat ke dalam sungai.

“Ini bukan asumsi, faktanya mereka meloncat ke sungai,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, Rabu (25/9).

Menurut Wira, fakta tersebut disampaikan berdasarkan hasil diskusi dengan tim dokter Pusdokkes. Tim dokter tidak ditemukan luka terbuka atau patah tulang pada tubuh ketujuh jenazah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil sementara pemeriksaan menunjukkan tidak ada luka terbuka atau patah tulang. Untuk lebih jelasnya, autopsi akan dilakukan besok,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Bekasi digegerkan dengan penemuan tujuh remaja berjenis kelamin laki-laki di Kali Bekasi, kawasan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (22/9/2024). Diduga korban merupakan pelaku tawuran.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto mengatakan pihak kepolisian menangkap 18 orang yang hendak ingin tawuran sehari sebelum penemuan mayat tersebut.

“18 orang yang diamankan, dan yang ditetapkan tersangka tiga orang karena membawa sajam,” ujar Karyoto kepada wartawan di lokasi penemuan mayat.

Kendati begitu, Karyoto mengungkapkan polisi masih menyelidiki soal kepastian tujuh jasad tersebut merupakan komplotan dari para pelaku tawuran yang diamankan. Dia menyebut, pihaknya saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa para saksi.

“Memang pada saat ini saya tidak bisa menyimpulkan apa-apa belum bisa menyimpulkan apa-apa, karena berbagai macam keterangan sudah kita kumpulkan. Menurut informasi sekilas adalah bahwa ini korban adalah salah satu yang menjadi kemarin malam (tawuran),” tukasnya. (red)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Amankan Sabu dan Ratusan Ekstasi di Jakarta Barat
Pedagang yang Acungkan Golok ke Wali Kota Saat Penertiban PKL Minta Maaf
Pasien BPJS PBI Tidak Boleh Ditolak Saat Jalani Cuci Darah
Permenkes nomor I Tahun 2026 Wajibkan Faskes Layani Masyarakat Saat Krisis kesehatan
Resmi Dibuka, SMB 2 Hadirkan Konsep Rooftop Sport Pertama di Indonesia
Wali Kota Bekasi dan Forkopimda Hadiri Rakornas 2026
Pertamina Rilis Harga BBM Terbaru di Sejumlah Daerah
Siloam Hospitals Lippo Cikarang Grand Opening Wajah Baru Layanan Rehabilitasi Medik

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:03 WIB

Polda Metro Jaya Amankan Sabu dan Ratusan Ekstasi di Jakarta Barat

Senin, 9 Februari 2026 - 17:26 WIB

Pedagang yang Acungkan Golok ke Wali Kota Saat Penertiban PKL Minta Maaf

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:20 WIB

Pasien BPJS PBI Tidak Boleh Ditolak Saat Jalani Cuci Darah

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:01 WIB

Permenkes nomor I Tahun 2026 Wajibkan Faskes Layani Masyarakat Saat Krisis kesehatan

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:55 WIB

Resmi Dibuka, SMB 2 Hadirkan Konsep Rooftop Sport Pertama di Indonesia

Berita Terbaru

BPJS harus menyikapi persoalan hutangnya ke Rumah sakit

HEADLINE

Pasien BPJS PBI Tidak Boleh Ditolak Saat Jalani Cuci Darah

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:20 WIB