DLH Kota Bekasi Bantah Dugaan Pembuangan Limbah Medis di Tarumajaya

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalBekasi.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi membantah kabar mengenai adanya tumpukan sampah yang diduga berisi limbah medis di pemukiman warga RT 02 RW 021, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Dugaan ini sempat ramai diperbincangkan setelah beredarnya video berdurasi 42 detik di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat satu unit baktor sampah milik Pemerintah Kota Bekasi dengan nomor polisi B 4501 KZV, yang diduga terlibat dalam insiden pembuangan limbah medis. Menanggapi hal ini, Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, memberikan penjelasan bahwa baktor tersebut dioperasikan oleh Tenaga Harian Lepas (PHL) UPTD Medan Satria untuk pengangkutan sampah rutin.

“Pada saat kejadian, baktor itu sedang bertugas mengangkut sampah di RS Citra Harapan dan Pasar Family, Harapan Indah. Karena kondisi parkir dan lahan di RS Citra Harapan tidak memungkinkan untuk masuknya dump truk, maka kami menggunakan baktor. Lagi pula, volume sampah yang diangkut sangat sedikit,” jelas Yudianto di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (13/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah kabar ini mencuat, DLH Kota Bekasi bersama aparat kepolisian dan pihak RS Citra Harapan langsung melakukan pengecekan di lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan limbah medis seperti yang dikhawatirkan masyarakat.

“Yang ada hanyalah sampah biasa, seperti kardus dan plastik. Tidak ada limbah medis di sana, dan pihak RS Citra Harapan telah mengonfirmasi hal ini,” tegas Yudianto.

Dengan klarifikasi ini, DLH Kota Bekasi berharap masyarakat tidak lagi resah mengenai isu limbah medis di lingkungan mereka. DLH berkomitmen untuk terus memastikan pengelolaan sampah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku, demi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

DLH juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan meminta warga melaporkan jika ada dugaan pelanggaran terkait pengelolaan sampah di wilayah mereka.(red)

Berita Terkait

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎
Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati
Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”
Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan
Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan
Dukung Program Jumat Tanpa BBM, Ketua DPRD Kota Bekai Pilih Naik Transportasi Umum
Enam Bulan Berjalan, Kasus TSK Oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Belum Ditahan
PTMP Sabet Tiga Penghargaan, Warga Tunggu Dampak Nyata ke Kota Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Baru 6 Hari Dilantik ‎

Kamis, 16 April 2026 - 17:28 WIB

Aksi Demo Korban Ledakan SPBE Cimuning Ganjar Wali Kota Pemimpin Minim Empati

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Dugaan Pungutan Parkir di Samsat Bekasi Kota, Padahal Tertera “Gratis”

Kamis, 16 April 2026 - 12:10 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri RW, Kecamatan Jatiasih Gelar Pendampingan Pengelolaan Dana Lingkungan

Rabu, 15 April 2026 - 17:10 WIB

Belum Ada Dana, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tetap Direncanakan

Berita Terbaru